Suara.com - Para ilmuwan berhasil mengidentifikasi spesies panda baru, yang hidup enam juta tahun lalu di Eropa, setelah penemuan dua gigi yang disimpan di museum Bulgaria.
Fosil geraham atas dan taring tersebut ditemukan pada akhir 1970-an di deposit batu bara dan disimpan dalam koleksi Museum Nasional Sejarah Alam Bulgaria selama lebih dari empat dekade.
"Butuh waktu bertahun-tahun bagi saya untuk mengetahui apa itu dan berapa usianya. Saya juga butuh waktu lama untuk menyadari bahwa ini adalah fosil panda raksasa yang tidak diketahui sebelumnya," kata Nikolai Spassov, profesor di museum, seperti dikutip dari CNN, Rabu (3/8/2022).
Para ahli mengatakan bahwa penemuan ini menunjukkan betapa sedikitnya informasi yang diketahui tentang alam purba.
Menurut rilis berita, spesies yang ditemukan tersebut adalah panda terakhir yang diketahui hidup di Eropa.
Para peneliti menamainya Agrirctos nikolovi, diambil dari nama Ivan Nikolov, seorang ahli paleontologi di museum yang awalnya membuat katalog temuan itu.
Studi yang dipublikasikan di Journal of Vertebrate Paleontology, tersebut mengungkapkan bahwa panda sebagian besar memakan vegetarian.
Tapi, makanannya akan lebih bervariasi daripada satu-satunya kerabat panda yang masih hidup, yang hanya makan bambu.
Ujung gigi fosil tersebut kemungkinan tidak cukup keras untuk menghancurkan batang bambu berkayu, menunjukkan bahwa hewan itu akan memakan tanaman yang lebih lunak.
Baca Juga: Bumi Berputar Lebih Cepat dari Biasa, Bikin Ilmuwan Bingung
Endapan batu bara di mana fosil gigi itu ditemukan memberikan bukti bahwa panda purba ini mendiami kawasan hutan dan rawa.
Menurut para ahli, panda tersebut punah kemungkinan karena perubahan lingkungan yang mengering.
Berita Terkait
-
Ilmuwan Identifikasi Teratai Terbesar di Dunia, Berusia 177 Tahun
-
Ilmuwan Temukan Kristal Baru Misterius, Terawetkan di Dalam Debu Meteorit
-
Fosil Raksasa Kanguru Purba Ditemukan, Berusia 42.000 Tahun
-
Ilmuwan Identifikasi Kasus Pertama Penularan Covid-19 Dari Kucing ke Manusia
-
Berusia 125 Juta Tahun, Fosil Dinosaurus Ini Memiliki Pusar Tertua
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper