Suara.com - Qualcomm Technologies, Inc, pada Selasa (6/9/2022) waktu Indonesia meluncurkan prosesor baru untuk ponsel kelas menengah: Snapdragon 6 Gen 1.
Snapdragon 6 Gen 1 memberikan hasil tangkapan yang lebih jelas, permainan game yang efektif, dan bantuan AI yang intuitif, demikian kata perusahaan asal Amerika Serikat tersebut dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.
"Snapdragon 6 memberikan peningkatan untuk menghadirkan kecanggihan dalam pengambilan gambar, konektivitas, hiburan, dan AI," kata Senior Director, Product Management, Qualcomm Technologies, Deepu John.
Snapdragon 6 Gen 1 mengintegrasikan tiga ISP yang memungkinkan pengambilan gambar dari tiga kamera sekaligus dengan kecepatan gigapiksel.
Selain itu, pengguna dapat mengambil foto hingga 108 MP dan merekam video dengan komputasi HDR melalui dukungan sensor untuk sensor gambar HDR yang berkualitas.
Snapdragon 6 memiliki fitur Qualcomm AI Engine Generasi ke-7 yang memungkinkan peningkatan kinerja AI hingga tiga kali lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya, termasuk pelacakan aktivitas berbasis AI.
Dengan fitur-fitur game yang memberikan rendering grafis hingga 35 persen lebih cepat dan pemrosesan hingga 40 persen lebih cepat, Snapdragon 6 mendukung game HDR dengan kecepatan 60+ fps yang lebih mulus, respons lebih cepat, dan dan visual berkualitas tinggi.
Didukung oleh Snapdragon X62 5G Modem-RF System, platform ini memungkinkan konektivitas global dengan mendukung 5G 3GPP Release 16 dan kecepatan unduh 5G tertinggi hingga 2,9 Gbps. Ada juga Qualcomm FastConnect 6700, yang menghadirkan 2x2 Wi-Fi 6E.
Perangkat berbasis Snapdragon 6 Gen 1 diharapkan tersedia secara komersial pada triwulan pertama 2023 mendatang.Salah satu merek yang dipastikan akan menggunakan cip ini adalah Motorola.
Baca Juga: Meta dan Qualcomm Kolaborasi Kembangkan Chip VR Khusus
Berita Terkait
-
5 HP 5G Rp4 Jutaan Performa Terbaik, Chipset Snapdragon dan Memori 256 GB
-
Xiaomi Pad 9 Series Siap Guncang Pasar: Bocoran Snapdragon 8 Gen 5 dan Layar 3,2K Terungkap!
-
Apple dan Samsung Menguat Saat Qualcomm-MediaTek Tertekan Krisis Memori
-
6 HP Snapdragon RAM 8 GB Termurah dan Paling Worth It, Performa Anti Lag
-
Usai TSMC, Giliran Qualcomm Rencana Naikkan Harga Chip hingga Double Digit
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik