Suara.com - Platform berbagi foto dan video milik meta, Instagram saat ini tengah menguji fitur tip untuk para pembuat konten di platform. Dilansir dari News18.com, fitur pengujian yang disebut "Gifts (Hadiah)" akan memungkinkan pembuat konten mendapatkan uang melalui Reels. Hal tersebut berdasarkan laporan TechCrunch.
"Fitur ini adalah prototipe internal dan tidak diuji secara eksternal," ujar juru bicara perusahaan seperti dikutip dalam email ke situs web.
Fitur "Gifts (Hadiah) " ini pertama kali ditemukan oleh peneliti aplikasi Alessandro Paluzzi pada bulan Juli lalu, ketika Instagram mengembangkan fitur tersebut dengan nama "penghargaan konten".
Berdasarkan tangkapan layar yang diposting oleh Paluzzi, fitur tersebut akan memungkinkan pembuat konten untuk beralih opsi yang memungkinkan penggemar mereka mengirimi "Gifts (Hadiah)".
Nantinya kreator juga dapat memeriksa apakah mereka memenuhi syarat untuk fitur tersebut di di setelan mereka. Tangkapan layar juga menunjukkan bahwa pengguna dapat mengirim Hadiah melalui tombol yang ditampilkan di bagian bawah Reels.
Untuk diketahui, pada tahun 2020, Instagram meluncurkan Badges, sebuah fitur yang memungkinkan pengguna untuk menunjukkan dukungan kepada pembuat konten selama video langsung. Lencana dapat berharga 0,99 Dolar AS atau sekitar Rp 14.800, 1,99 Dolar AS atau sekitar Rp 29.745 atau 4,99 Dolar AS atau sekitar Rp 74.587
Ketika pengguna membeli lencana selama video langsung, ikon hati muncul di sebelah nama anda di komentar, dari laporan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung