Suara.com - Banyaknya email spam yang masuk, membuat sebagian orang merasa tak nyaman. Apalagi email spam yang masuk adalah promosi atau iklan yang tak pernah anda ikuti.
Namun anda dapat memblokir email spam yang masuk sehingga anda tidak mendapatkannya lagi.
Berikut adalah beberapa peretasan mudah yang dapat membantu anda mengosongkan kotak masuk dan membuatnya bebas spam yang dilansir dari Gadgets360, Sabtu (17/9/2022).
Laporan massal dan berhenti berlangganan email spam
1. Masuk ke Gmail dan pilih semua email spam yang ingin anda hentikan langganannya (pastikan Anda tidak memilih ID email penting apa pun).
2. Klik ikon i di bagian atas dan anda akan diperlihatkan opsi untuk 'Report Spam' atau (Laporkan spam) atau unsubscribe (berhenti)berlangganan'.
3. Buka daftar ID yang terdaftar dan jika tidak ada yang penting ditampilkan di sini, pilih opsi Report spam (Laporkan spam) dan berhenti berlangganan (Unsubsribe).
5. Anda sekarang akan berhenti menerima email dari akun ini.
Buat filter untuk mendeteksi email spam
1. Buka Gmail, klik kotak pencarian di bagian atas, dan ketik unsubscribe (berhenti berlangganan) untuk mencantumkan semua email promosi.
2. Pilih semua email spam ini, tetapi pastikan Anda memeriksa silang sekali jika ada buletin atau email yang benar-benar anda gunakan di sana.
3. Klik pada tiga titik di bagian atas dan pilih Filter messages like these (Filter pesan seperti ini).
4. Sekarang klik opsi create filter (buat filter) dan pilih apa yang ingin Anda lakukan dengan email ini. Jika Anda ingin email ini dihapus secara otomatis, Anda dapat mengklik opsi create a filter (Buat filter) dan pilih opsi Delete (Hapus).
Baca Juga: Ingin Mengirim Pesan Rahasia di Gmail? Simak Caranya
5. Anda akan mendapatkan pop-up di bagian bawah yang memberi tahu Anda bahwa filter telah dibuat. Selain menghapus, Anda juga dapat memilih untuk memfilter email tersebut dengan menerapkan label, atau menandainya sebagai telah dibaca.
Gunakan ID email sementara
Saat anda membagikan ID Gmail utama anda di situs web acak, ID anda dibagikan dengan beberapa pihak ketiga, dan anda berisiko menerima email spam.
Terkadang email spam mungkin terlihat sah, dan anda mungkin akhirnya mengklik tautan phishing yang dapat menimbulkan risiko terhadap informasi pribadi anda.
Alih-alih menggunakan ID Gmail utama anda di semua situs web, anda dapat membagikan yang sementara :
1. Kunjungi situs web mana pun yang menyediakan ID email sementara gratis, seperti temp-mail.org.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Apakah Stylus Pen Bisa untuk Semua Tablet? Cek 5 Rekomendasi Digital Pen Terbaik
-
Daftar Harga HP Vivo dan iQOO Terbaru Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Tablet Samsung Galaxy Tab A9 vs Redmi Pad SE, Mana Paling Worth It Buat Anak Sekolah?
-
7 HP 5G Rp3 Jutaan Pesaing Redmi Note 15 5G: Spek Gahar, Harga Bersahabat
-
52 Kode Redeem FF 5 Februari 2026: Cek Bocoran Bundle Valentine dan Evo Gun Scorpio
-
19 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Februari 2026: Rebutan Dembele UTOTY yang OP Banget
-
Vivo X300 Ultra Bakal Bawa Sensor Sony LYT901 dan Baterai 7.000 mAh
-
File Epstein Guncang Dunia Game: Mantan Petinggi GTA dan Call of Duty Terseret
-
5 HP Murah Tanpa Iklan 'Pop-Up', Pemakaian Harian Tenang tanpa Gangguan
-
Teknologi Sinematik Membawa Pengalaman Walk-Through Virtual Pertama ke Indonesia