Suara.com - PUBG Mobile banned permanen akun pemain dalam satu pekan, mulai 23-29 September 2022. Jumlah akun yang terkena banned mencapai 502.789. Tindakan banned tersebut karena pemain melakukan kecurangan di dalam game.
Menurut anti-cheating report yang dibagikan PUBG Mobile melalui akun Instagram resminya, jenis cheat X-Ray Vision masih menjadi masalah utama dalam kecurangan di game battle royale tersebut.
Dengan total perangkat yang terkena banned sebanyak 7.144 unit, sebagian besar rank yang melakukan kecurangan adalah pemain dengan rank Bronze sebesar 28 persen.
Disusul oleh rank Ace sebesar 20 persen, Silver 16 persen, Gold 14 persen, Platinum 9 persen, Crown dan Diamond masing-masing 6 persen, dan Conqueror 1 persen.
Selain X-Ray Vision, kecurangan lainnya yang terdeteksi digunakan oleh pemain PUBG Mobile adalah Modification of Area Damage sebesar 19 persen, Auto-Aim Hack 17 persen, Speed Hack 16 persen, dan 4 persen lainnya.
Pihak pengembang juga melakukan penghapusan konten-konten yang mengandung kecurangan. Dalam satu pekan, PUBG Mobile telah menghapus 11.254 video YouTube, 663 video TikTok, 590 akun Instagram dengan total jumlah followers 1,3 juta, dan 172 halaman dan grup Facebook.
Seluruh akun media sosial tersebut diketahui menyebarkan konten-konten cheat dalam game.
Pemain PUBG Mobile dilarang menggunakan cheat di dalam game jika tidak ingin akun pemain terkena banned permanen.
Baca Juga: PUBG Mobile Kenalkan Mode Baru Gear Front
Berita Terkait
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Wakil Pakistan Jadi Juara, PMGO di Jakarta Pecahkan Rekor Dunia
-
PMGO 2026 di Jakarta Jadi Sorotan Dunia, Indonesia Dibidik sebagai Hub Esports Global
-
PUBG Mobile Raih Rekor Dunia dari Lapangan Banteng Jakarta
-
Pemerintah Korsel Turun Tangan usai Game PUBG Terancam Diblokir Prabowo
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional