Suara.com - Intel telah mendemonstrasikan prototipe awal Thunderbolt generasi terbaru, sejalan dengan perilisan spesifikasi USB4 v2 di ajang USB Implementers Forum.
Thunderbolt generasi terbaru ini mampu menghadirkan bandwith dua arah dengan kecepatan 80 gigabit per detik (Gbps).
Memiliki kecepatan hingga 120 Gbps untuk menghasilkan pengalaman display terbaik.
Kemampuan yang diberikan oleh teknologi baru ini mencapai tiga kali lipat kemampuan teknologi yang ada pada saat ini, sehingga dapat memenuhi kebutuhan para pembuat konten dan gamer yang terus meningkat.
Meski begitu, Intel tetap mempertahankan kompatibilitas Thunderbolt terbaru itu dengan versi Thunderbolt dan USB sebelumnya.
Jason Ziller, general manager of the Client Connectivity Division at Intel, mengungkapkan bahwa Intel selalu menjadi pelopor dan pemimpin industri untuk solusi konektivitas kabel, dan Thunderbolt sekarang telah menjadi port yang mainstream pada mobile PC dan terintegrasi ke dalam tiga generasi mobile CPU Intel.
"Kami senang sekali bisa memimpin industri ke depan dengan Thunderbolt generasi terbaru yang dibangun berbasis spesifikasi USB4 v2, yang dikembangkan ke generasi berikutnya oleh Intel dan para anggota USB Promotor Group lainnya," ujarnya.
Demonstrasi prototipe ini menandai tonggak sejarah dalam perjalanan untuk menghadirkan Thunderbolt generasi terbaru di industri.
Kebutuhan bandwidth pembuat konten dan gamer telah meningkat secara signifikan sebab mereka membutuhkan display beresolusi tinggi, visual berlatensi rendah, dan melakukan backup atau transfer file video dan data berukuran besar.
Baca Juga: Intel Berencana PHK Ribuan Karyawan
Thunderbolt generasi terbaru akan menghadirkan hingga tiga kali lipat kemampuan Thunderbolt 4 dan membuat aktivitas kreasi konten dan gaming menjadi lebih efisien dan imersif.
Selain mendukung versi terbaru USB4, Thunderbolt generasi terbaru akan mencakup peningkatan di berbagai bidang termasuk:
- Dua kali total bandwidth Thunderbolt 4, yaitu mampu mencapai 80 Gbps, serta mampu mencapai 120 Gbps, yang merupakan tiga kali bandwidth sebelumnya, untuk penggunaan-penggunaan yang menampilkan video secara intensif.
- Mendukung DisplayPort 2.1 yang baru dirilis, untuk menghadirkan pengalaman display terbaik.
- Dua kali data throughput PCI Express untuk penyimpanan dan grafis eksternal yang lebih cepat.
- Dengan teknologi signaling terbaru, generasi terbaru ini bisa bekerja dengan kabel pasif yang ada berukuran hingga 1 meter.
- Kompetibel dengan Thunderbolt, USB dan DisplayPort, versi sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Paman dan Keponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu di Tanjung Balai
-
Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu Extended: Saat Jeda Waktu Memberi Ruang bagi Makna
-
Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga
-
AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya
-
Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah
-
Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai
-
Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!
-
Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka
-
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong
-
Gugat Dosa Struktural Negara, FIAD Nyatakan Indonesia Darurat Keadilan