Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan penghentian siaran tv analog atau ASO di Jabodetabek akan tetap dilaksanakan pada 2 November mendatang, meski distribusi set top box atau STB gratis untuk keluarga miskin belum rampung.
Plate, dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Kordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Plate mengatakan distribusi STB di Jabodetabek baru mencapai 98 persen.
"Untuk wilayah Jabodetabek, yang akan dilaksanakan analog switch off pada 2 November, telah dibicarakan dan disepakati bersama-sama antara pemerintah dengan, dalam hal ini Kominfo dengan ATVSI," jelas Plate, mengaju pada Asosiasi Televisi Swasta Indonesia yang berisi perusahaan-perusahaan televisi swasta di Indonesia.
Sebelumnya Kominfo menjadwalkan ASO di Jabodetabek pada 5 Oktober lalu, tetapi diundur ke 2 November karena diprotes oleh ATVSI.
Kini Plate mengatakan bahwa pada 2 November nanti ASO di Jabodetabek akan tetap berlaku sesuai dengan amanat Undang-Undang Cipta Kerja, meski pihak tv swasta belum menyelesaikan kewajibannya membagikan set top box atau STB gratis kepada keluarga miskin.
Saat ini, jelas Plate, STB gratis yang telah dibagikan di wilayah Jabodetabek mencapai 98,44 persen. Dari jumla itu, sebanyak 359.617 unit dibagikan oleh pemerintah dan 112.484 dari lembaga penyiaran swasta.
"Pemerintah menyediakan 76 persen set top box se-Jabodetabek dan TV swasta 24 persen,” ujar Plate.
Lebih lanjut Plate mengatakan pada 2 November nanti Kementerian Kominfo akan membangun posko untuk menerima keluhan dari keluarga miskin yang belum menerim STB dan tidak bisa mengakses siaran tv digital.
"Kominfo akan melayani sedapat mungkin," tutup dia.
Baca Juga: TV Analog Dimatikan, Kualitas Internet di Pelosok Indonesia Dijanjikan Setara dengan Jakarta
Berita Terkait
-
Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
-
Masih Pakai TV Analog atau Tabung? Ini Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Gambar Jernih
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Apakah Smart TV Perlu STB? Ini 5 Rekomendasi TV Digital yang Murah tapi Berkualitas
-
Mending TV Digital atau Smart TV? Ini 5 Pilihan TV Murah dan Hemat Listrik
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga