Suara.com - PT MettaDC Teknologi (MettaDC) Indonesia menyediakan Platform Sistem Data Center Terpadu.
MettaDC merupakan perusahaan infrastruktur dan layanan TI resmi meluncurkan data center MettaDC ID01.
Berlokasi di Area Jababeka Kawasan Industri, Jawa Barat. Dibangun di atas lahan seluas 1.8 Ha, serta memiliki 4 jalur rute dark fiber optic yang mampu memfasilitasi IT Hall 3 lantai.
Berskala kapasitas 3.000 rak dan sistem keamanan “touchless” hingga lebih dari 7 lapisan.
Kapasitas Data Center ini dapat memenuhi persyaratan Enterprise dan hyperscaler.
Hal ini telah mampu membangun posisi “kualitas internasional”, yang telah berresonansi baik dengan pelanggan dan audiens mitra di Indonesia, Singapura dan semakin banyak, di pasar Asia.
Sukoco Halim sebagai Presiden Direktur PT MettaDC Teknologi Indonesia, telah mengembangkan penawaran produk yang akan menjawab kebutuhan unik negara-negara berkembang di Asia.
Produk ini menanggapi kebutuhan pelanggan yang telah ditentukan dalam berbagai skenario kasus penggunaan Data Center.
Data Center MettaDC ID01 menyediakan kapasitas power 30 MW untuk 3 lantai. Oleh sebab itu, MettaDC ID01 dirancang high density dengan ketahanan raised floor Data Hall, yang mampu menahan beban berat sebesar 2,5 Ton.
Baca Juga: Menkominfo Apresiasi Pembangunan Pusat Data oleh MettaDC
Fasilitas ini akan menjawab tuntutan pertumbuhan pasar dan kebutuhan penyewa yang bersertifikasi independen dengan standar internasional tertinggi.
Sukoco Halim mengatakan bahwa MettaDC merupakan fasilitas efisien yang memberikan manfaat jangka panjang kepada pelanggan, melalui pengurangan biaya operasional dan inovasi dalam penyampaian alat keterlibatan klien, yang terintegrasi dengan alat perencanaan dan pemantauan.
Data Center MettaDC ID01 dilengkapi dengan fasilitas Dedicated Working Space, Smart Meeting Room, Electric Staging Station, Entertainment Room, dan Mobil Operasional.
Kebutuhan data center di Indonesia mengalami peningkatan, dengan banyaknya aplikasi digital menjadikan Indonesia memiliki potensi menjadi pasar baru di dunia teknologi maju.
MettaDC hadir untuk memberikan infrastruktur digital yang memadai baik secara nasional maupun global.
"Kami meyakini pentingnya kesadaran atas penguasaan Data Bangsa Indonesia untuk dikelola Rakyat Indonesia dan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat Indonesia, merupakan hal yang kritikal dalam membangun ketahanan dan kedaulatan data milik Bangsa Indonesia," kata Sukoco.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan