Meskipun semua bagian baru dan asli dari Apple, ponsel ini masih memiliki banyak kesalahan dan kegagalan fungsional.
Ini termasuk namun tidak terbatas pada FaceID, kesehatan baterai, True Tone dan kecerahan otomatis, dll.
Bahkan kamera depan tidak berfungsi dengan baik. Masalahnya tetap ada ketika dia menukarnya kembali. Itu tidak diperbaiki sampai dia menurunkan versi ponsel ke iOS 16.0.
Artinya, Apple telah mengadopsi pembatasan "pasangan bagian" baru pada seri iPhone 14. Setiap bagian dari setiap telepon terikat dengan ID digital.
Layar akan memiliki ID unik yang direkam pada perangkat kerasnya. Jadi, setiap kali memeriksa pasang di perangkat, ID diperiksa.
Sejauh menyangkut iPhone 14, itu hanya berfungsi ketika layar "sendiri" aktif. Jika ID asli tidak terdeteksi dengan benar, maka maaf ini tentang baterai.
Pada saat yang sama, pengguna juga akan melihat serangkaian pesan kesalahan yang mendesak mereka untuk pergi ke dukungan teknis Apple lokal mereka untuk mendapatkan penggantinya.
Hanya Apple yang dapat menyelesaikan ini
Satu-satunya cara untuk menghindari ini adalah dengan menyetujui ID pasangan baru secara manual. Ini hanya dapat dilakukan oleh perangkat lunak/alat internal oleh teknisi resmi Apple.
Baca Juga: Apple Diprediksi Akan Rilis iOS 16.2 pada Desember 2022 Dengan Fitur Baru
Prosesnya, yang membutuhkan teknisi untuk terhubung ke jaringan pribadi Apple melalui internet, "dikendalikan secara ketat" oleh perusahaan, kata sumber tersebut.
Sebelum iPhone 13, bengkel pihak ketiga dapat menggunakan pemrogram EEPROM khusus untuk mengatasi masalah ini.
Petugas servis dapat membaca kode ID bagian dari tampilan asli dan menuliskannya ke dalam tampilan yang perlu diganti. Ini biasanya merupakan tampilan asli yang diperbarui, tetapi sayangnya, metode ini tidak lagi tersedia untuk seri iPhone 14.
Akibat kebijakan ini, bengkel selain toko resmi Apple tidak akan dapat memperbaiki iPhone baru apa pun.
Namun, biaya bergabung dengan toko resmi resmi Apple sangat tinggi untuk beberapa toko kecil sehingga banyak perusahaan mitra mempertimbangkan kembali apakah akan mempertahankan status quo.
“Sebagai reparasi independen, Independent Repair Program (IRP) tidak cukup menguntungkan untuk menopang bisnis ritel,” kata salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Tetapi perlu tahu bahwa Apple secara historis menentang pengguna memperbaiki perangkat mereka sendiri, bahkan jika Apple sebelumnya meluncurkan kit perbaikan sendiri resmi.
Apple mendukung kelompok hak anti-perbaikan dan berupaya melakukan semua perbaikan dalam proses layanannya sendiri.
Hal ini menyebabkan masalah seperti biaya perawatan dasar yang tinggi untuk beberapa mesin oleh Apple.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan