Suara.com - Setelah merilis produk baru seperti iPhone 14 / Pro series, Apple Watch Series 8, Apple Watch Ultra, Apple Watch SE 2, dan headphone AirPods Pro 2, Apple diam-diam membuat beberapa perubahan pada paket AppleCare+.
Saat ini, Apple telah mengurangi kesulitan untuk memperbaiki seri iPhone 14. Namun, pertanyaan "siapa yang bisa memperbaikinya" telah menyebabkan diskusi panas.
Seri iPhone 14 Apple tampaknya telah memperkuat pembatasan perbaikan pihak ketiga sampai batas tertentu.
Namun demikian, sulit untuk memperbaiki melalui saluran pihak ketiga. Toko reparasi pihak ketiga mengklaim bahwa cukup mudah membongkar iPhone 14.
Namun, cukup sulit membuatnya berfungsi kembali setelah membongkarnya, seperti dilansir laman Gizchina, Senin (1/11/2022).
Masalah baru berpusat pada All Weather Display (AOD) seri iPhone 14. Ini adalah fitur yang menggunakan dua sensor cahaya sekitar (ALS) ponsel untuk mengkalibrasi kecerahan layar.
Untuk menghemat daya, layar akan mati secara otomatis di malam hari atau saat ponsel ada di saku.
Namun, jika layar rusak dan mengganti layar melalui pusat layanan resmi non-Apple, ALS akan selalu mati.
Ini akan membuat layar menjadi hitam secara permanen kecuali dapat mengingat dengan tepat di mana letak penggeser.
Baca Juga: Apple Diprediksi Akan Rilis iOS 16.2 pada Desember 2022 Dengan Fitur Baru
Sensor cahaya sekitar telah menjadi masalah di iPhone lama
Sensor cahaya sekitar telah menjadi masalah di iPhone sebelumnya. Bahkan, penempatan pengontrol pun menjadi masalah.
Di iPhone 12, misalnya, ada di tikungan sensor yang miring dengan sendirinya jika terjadi kerusakan mekanis.
Di iPhone 13, telah dipindahkan ke cluster komponen baru, mengurangi risiko kerusakan yang tidak disengaja.
IPhone 14 ALS berada di lokasi yang sama, jadi gangguan apa pun adalah masalah terkait perangkat lunak.
Youtuber @Hugh Jefferys memposting video tentang masalah ini di mana ia menukar motherboard antara dua set iPhone baru (14 dan 14 Pro).
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google