Gerhana Bulan sendiri terjadi ketika Matahari-Bulan-Bumi berada dalam garis lurus, di mana Bumi menutupi cahaya Matahari yang seharusnya diterima Bulan.
Saat gerhana Bulan total terjadi, Bulan akan terlihat berwarna kemerahan. Hal ini terjadi karena cahaya Matahari mampu menembus atmosfer Bumi, sehingga cahaya tersebut menyinari Bulan yang berada di umbra Bumi.
Beruntung, seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikan fenomena gerhana Bulan total yang akan terjadi pada 8 November mendatang. Meski begitu, wilayah Indonesia timur akan menjadi lokasi pengamatan gerhana Bulan total terbaik karena fenomena ini terjadi pada sore hari.
Berikut ini waktu terjadinya gerhana Bulan total di Indonesia:
- Bulan mulai memasuki penumbra Bumi: 15:03 WIB / 16:03 WITA / 17:03 WIT
- Bulan mulai memasuki umbra Bumi. Gerhana sebagian dimulai: 16:10 WIB / 17:10 WITA / 18:10 WIT
- Bulan sepenuhnya berada di dalam umbra Bumi. Gerhana Bulan total dimulai: 17:17 WIB / 18:17 WITA / 19:17 WIT
- Puncak gerhana Bulan total: 18:00 WIB / 19:00 WITA / 20:00 WIT
- Bulan mulai meninggalkan umbra Bumi. Gerhana total berakhir: 18:42 WIB / 19:42 WITA / 20:42 WIT
- Bulan sepenuhnya berada di luar umbra Bumi. Gerhana sebagian berakhir: 19:49 WIB / 20:49 WITA / 21:49 WIT
- Bulan meninggalkan penumbra Bumi: 20:56 WIB / 21:56 WITA / 22:56 WIT
Durasi gerhana Bulan total pada 8 November 2022 sekitar 85,7 menit dan gerhana ini masuk ke dalam siklus Saros 136. Dengan kata lain, fenomena ini merupakan gerhana nomor 20 dari 72 rangkaian gerhana dalam siklus tersebut.
Selain di Indonesia, gerhana Bulan total juga dapat diamati di Oseania, Amerika, negara Asia lainnya, dan Eropa Utara.
4. Konjungsi Bulan dan Mars
Bulan dan Planet Merah akan tampak berdekatan di langit malam pada 11 November 2022. Pada saat itu, Mars akan berada pada jarak 2 derajat dari Bulan.
Pasangan ini dapat mulai diamati pada pukul 20:54 WIB ketika mencapai ketinggian 7 derajat di atas cakrawala timur laut, kemudian mencapai titik tertinggi di langit pada pukul 02:07 WIB dengan ketinggian 59 derajat di atas cakrawala utara.
Baca Juga: Klaim Kode Redeem ML 1 November 2022, Ada Item Gratis Menanti
Bulan dan Mars akan dapat terus diamati sebelum menghilang pada pukul 05:09 WIB dengan ketinggian 36 derajat di atas cakrawala barat laut.
Pengamat bisa menemukan kedua pasangan ini di konstelasi Taurus.
5. Hujan meteor Taurid Utara 2022
Hujan meteor Taurid Utara aktif sejak 20 Oktober hingga 10 Desember 2022. Tetapi, hujan meteor ini menghasilkan tingkat puncak meteor pada 12 November 2022.
Selama periode ini, pengamat bisa melihat hujan meteor di konstelasi Taurus. Hujan meteor Taurid Utara baru akan terlihat pukul 18:28 WIB dan terus aktif hingga fajar menyingsing sekitar pukul 05:01 WIB.
Pancuran tersebut kemungkinan akan menghasilkan tampilan terbaiknya pada sekitar pukul 00:00 WIB, saat titik pancaran hujan meteor paling tinggi di langit.
Pancaran hujan diperkirakan akan muncul pada ketinggian puncak 61 derajat di atas cakrawala dan pengamat bisa melihat hingga empat meteor per jam.
Hujan meteor Taurid Utara sendiri berasal dari asteroid 2004 TG10. Pengamat bisa melihat hujan meteor dengan mata telanjang, selama lokasi pengamatan berada di wilayah yang bebas dari polusi cahaya.
Dengan mengetahui lima fenomena langit yang bisa diamati sepanjang November 2022, pengamat di Indonesia berkesempatan untuk melihat fenomena-fenomena indah dan menakjubkan di langit malam.
Berita Terkait
-
Blue Moon Akan Muncul pada 31 Mei 2026, Apa Itu dan Mengapa Disebut Langka?
-
Blue Moon Mei 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puncak dan Cara Melihatnya di Indonesia
-
Jam Berapa Flower Moon di Indonesia? Ini Waktu Terbaik Melihatnya
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
Surabaya dalam Sebuah Perjalanan dengan Kenangan yang Tak Mungkin Terulang
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Punya Karier, Urus Keluarga, dan Tetap Waras? Mitos "Harus Bisa Semuanya" yang Menghantui Perempuan
-
Pagar Tinggi Mal Kota Kasablanka Kini Lenyap, Berganti Dekorasi HUT RI
-
Eza Lubis Bangun Konten Olahraga, Padukan Karier Perbankan dan Dunia Kreator Digital
-
Pengamat Soroti Rencana Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah: Dengarkan Keluhan, Jangan Cuma Beri Arahan
-
WNA Amerika Jual Lahan di Kintamani Bali, Begini Respons Imigrasi
-
Bedak Wardah Colorfit Shade 33W Olive Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Cek di Sini!
-
9 Sabun Cuci Muka Pria untuk Mencerahkan Wajah, Ampuh Angkat Minyak dan Kulit Kusam
-
Ada Wanita 19 Tahun di Rumah Dinas Mantan Kalapas Waingapu, Kanwil Ditjenpas Beri Klarifikasi
-
Juniver Girsang Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menghabisi Lawan Politik
-
Geely Coolray Bergaya Racing Mejeng di GIIAS 2026