Suara.com - Samsung memperkirakan bahwa platform SmartThings akan memiliki lebih dari 20 juta perangkat pada akhir 2023.
Salah satu alasan utama peningkatan jumlah perangkat yang terhubung dengan SmartThings adalah fitur notifikasi yang efisien, kata Samsung.
Fitur ini memberi tahu pengguna saat operasi selesai atau malfungsi perangkat. Selain itu, fitur remote control adalah fitur umum.
SmartThings secara teratur menerima peningkatan perangkat lunak yang membantu mendiagnosis dan mengelola produk.
Dari Juni hingga Agustus tahun ini, jumlah rata-rata bulanan pengguna platform SmartThings, sekitar 1,5 kali lipat dari jumlah rata-rata pengguna dari Januari hingga Mei tahun ini.
SmartThings adalah IoT Samsung dan platform rumah pintar. Samsung meningkatkannya setiap tahun dengan menambahkan fitur baru.
Beberapa bulan setelah peluncurannya, Samsung meluncurkan SmartThings Find dan SmartThings Energy di platform tersebut.
Selanjutnya, perusahaan meluncurkan SmartThings Edge untuk rumah pintar yang lebih cepat dan lebih andal, dilansir laman Gizchina, Kamis (3/11/2022).
Samsung SmartThings Edge adalah arsitektur baru yang memungkinkan fungsi inti produk rumah pintar bekerja di jaringan lokal.
Baca Juga: Samsung Galaxy S23 Akan Dilengkapi Pengisi Daya Nirkabel Cerdas
Ini berarti tidak lagi harus bergantung pada pemrosesan cloud, membuat pengalaman lebih cepat, lebih andal, dan lebih aman.
Samsung mengklaim pengguna mungkin tidak melihat perubahan nyata, tetapi pasti akan lebih baik dalam hal konektivitas dan pengalaman.
Kemampuan ini menghilangkan kebutuhan akan pemrosesan berbasis cloud. Hal ini memungkinkan banyak proses untuk bekerja secara lokal di SmartThings Hub.
Samsung mengakuisisi SmartThings pada 2014 dan meluncurkan kembali platform tersebut pada 2018.
Selama empat tahun terakhir, Samsung telah mampu melipatgandakan jumlah peralatan yang terhubung di bawah payungnya.
Samsung secara resmi memperkirakan bahwa SmartThings akan melampaui angka 12 juta pada akhir tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119
-
XLSMART Genjot Smart City Berbasis AI dan IoT, Siap Diterapkan ke Seluruh Indonesia
-
HP Murah Terbaru Harga Cuma Sejutaan, Honor Play 70C Usung Desain Mirip iPhone 16 Pro
-
QRIS Indonesia - China Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan