Suara.com - WhatsApp pada Kamis (3/11/2022) meluncurkan fitur Komunitas, yang mirip seperti Group tetapi bisa menampung hingga 5000 orang sekaligus.
WhatsApp Komunitas merupakan wadah untuk menghubungkan beberapa grup WhatsApp di bawah satu payung "grup besar" yang bisa menampung ribuan orang.
"Hari ini, kami sangat senang mengumumkan bahwa kami telah mulai meluncurkan Komunitas di WhatsApp secara global dan fitur ini akan tersedia bagi semua orang dalam beberapa bulan ke depan," terang WhatsApp Indonesia dalam siaran persnya di Jakarta.
Untuk mengembangkan fitur Komunitas, WhatsApp mengaku sudah menggandeng 50 organisasi di 15 negara. Di Indonesia, WhatsApp telah menguji fitur baru ini dengan 12 komunitas.
“Ada 12 komunitas di Indonesia yang berkesempatan mencoba fitur Komunitas lebih awal, selama beberapa bulan ini," kata Manajer Kebijakan Publik WhatsApp untuk Indonesia, Esther Samboh.
"Kami harap, fitur Komunitas di WhatsApp dapat memungkinkan lebih banyak grup di Indonesia untuk mengatur anggotanya dengan lebih baik di WhatsApp," imbuh dia.
Selain Komunitas, WhatsApp juga meluncurkan tiga fitur baru lainnya yakni kemampuan untuk membuat polling dalam chat; panggilan video hingga 32 orang; dan grup beranggotakan maksimum 1024 pengguna.
Meski sudah diumumkan, belum diketahui kapan fitur Komunitas ini akan tersedia dan bisa dimanfaatkan oleh pengguna WhatsApp di Tanah Air.
Baca Juga: Cara Video Call WhatsApp dengan 32 Orang Sekaligus, Cobain Ya!
Berita Terkait
-
1 Miliar Pengguna WhatsApp Kini Pakai Passkey, Keamanan Akun Makin Diperkuat
-
Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global
-
Banyak Keluhan Akun WhatsApp Diblokir Sepihak, Kemkomdigi Panggil Meta Minta Penjelasan
-
Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add
-
Meta Business Agent Resmi Hadir di Indonesia, AI WhatsApp Bisa Jawab Chat hingga Bantu Jualan 24 Jam
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali