Suara.com - Penumpang dan awak penerbangan kini bisa menggunakan ponsel saat di pesawat.
Penumpang dan awak penerbangan tidak haur mengaktifkan mode pesawat saat melakuan perjalanan udara.
Pengaktifkan mode pesawat pada ponsel saat dalam penerbangan, dianggap dapat menimbulkan masalah pada penerbangan jarak jauh.
Jika terpaksa pun, penumpang diharuskan membayar mahal untuk menggunakan Wi-Fi jika ingin tetap terhubung saat dalam penerbangan.
Namun, aturan akhirnya berubah dengan teknologi baru, sebagaimana melansir laman Gizmochina, Senin (5/12/2022).
Penumpang maskapai penerbangan di Uni Eropa (UE) akan segera dapat menggunakan ponsel mereka secara maksimal di langit.
Akhir dari mode pesawat?
Komisi UE mencadangkan pita frekuensi tertentu untuk pesawat pada 2008 dan mengizinkan beberapa layanan menawarkan akses internet di udara.
Sayangnya, layanan ini lambat dan mahal. Satu-satunya alternatif bagi penumpang adalah mengatur perangkat mereka dalam mode pesawat. Namun, aturannya diubah.
Baca Juga: Melanie Subono Ungkap Ada Sosok Terkenal Berprilaku Buruk di Pesawat, Siapa?
Penumpang maskapai penerbangan di negara-negara Uni Eropa tidak perlu mengatur ponsel mereka dalam mode pesawat selama penerbangan.
Komisi Eropa mengumumkan bahwa mereka telah memutuskan untuk menghapus aturan 'mode pesawat'.
Batas waktu bagi negara anggota untuk menyediakan pita frekuensi 5G untuk pesawat adalah 30 Juni 2023.
Ini berarti orang dapat menggunakan semua fitur ponsel mereka di tengah penerbangan – mengaktifkan panggilan dan aplikasi berat data yang mengalirkan musik dan video.
Menurut Komisi Eropa, sistem baru akan dapat memanfaatkan kecepatan pengunduhan yang jauh lebih cepat yang disediakan oleh 5G dan bisa lebih dari 100Mbps.
Dai Whittingham, kepala eksekutif Komite Keselamatan Penerbangan Inggris, mengatakan bahwa ada kekhawatiran mereka dapat mengganggu sistem kontrol penerbangan otomatis.
"Apa yang telah ditemukan dengan pengalaman adalah risiko interferensi sangat kecil. Rekomendasinya selalu bahwa begitu Anda berada dalam penerbangan, perangkat harus dalam mode pesawat,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Murah Diotaki Ryzen 5 dengan RAM Upgrade hingga 32GB
-
Penampakan Samsung Galaxy A27 Terbaru: Snapdragon Gantikan Exynos, Ultrawide Downgrade
-
Zenbook A14 OLED Jadi Laptop Snapdragon X2 Elite Pertama di Indonesia dengan Baterai Tahan 24 Jam
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic TOUGHBOOK 40 Mk2, Laptop Tahan Banting dengan AI
-
Lenovo ThinkStation PGX Resmi Hadir di Indonesia, Workstation AI Ringkas dengan Performa 1 PetaFlop
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
-
3 HP Redmi Midrange Paling Worth It di 2026, Spek Gahar dan Harga Masih Masuk Akal
-
iPhone, iPad, Mac,dan Apple Watch Naik Harga, Cek Daftarnya
-
40 Kode Redeem FF Terbaru 28 Mei 2026: Cek Event Pinky Sembari Tukar Token Universal
-
4 HP Redmi Note 17 Lolos Sertifikasi: Pakai Snapdragon Anyar, Baterai 7.000-10.000 mAh