Suara.com - Para ilmuwan telah mengidentifikasi dua mineral baru yang belum pernah terlihat di Bumi dalam sebuah meteorit seberat 15,2 metrik ton (33.510 pon).
Mineral tersebut berasal dari irisan meteorit seberat 70 gram (hampir 2,5 ons), yang ditemukan di Somalia pada 2020.
Meteorit ini juga yang terbesar kesembilan yang pernah ditemukan, menurut rilis berita dari University of Alberta, dilansir laman CNN, Selasa (27/12/2022).
Chris Herd, kurator koleksi meteorit universitas, menerima sampel batuan luar angkasa sehingga dia dapat mengklasifikasikannya.
Saat dia memeriksanya, sesuatu yang tidak biasa menarik perhatiannya, beberapa bagian sampel tidak dapat diidentifikasi dengan mikroskop.
Dia kemudian meminta nasihat dari Andrew Locock, kepala Laboratorium Mikroprobe Elektron universitas, karena Locock memiliki pengalaman mendeskripsikan mineral baru.
"Pada hari pertama dia melakukan beberapa analisis, dia berkata, 'Anda memiliki setidaknya dua mineral baru di sana,'" Herd, seorang profesor di departemen ilmu bumi dan atmosfer universitas.
Satu nama mineral - elaliite - berasal dari objek luar angkasa itu sendiri, yang disebut meteorit "El Ali" karena ditemukan di dekat kota El Ali di Somalia tengah.
Herd menamai yang kedua elkinstantonite setelah Lindy Elkins-Tanton, wakil presiden Inisiatif Antarplanet Arizona State University.
Baca Juga: Waspada Pandemi Baru, Ilmuwan Bangkitkan Virus Zombie
Elkins-Tanton juga seorang profesor bupati di School of Earth and Space Exploration universitas itu dan penyelidik utama misi Psyche NASA yang akan datang - perjalanan ke asteroid kaya logam yang mengorbit matahari antara Mars dan Jupiter, menurut badan antariksa itu.
"Lindy telah melakukan banyak pekerjaan tentang bagaimana inti planet terbentuk, bagaimana inti besi nikel ini terbentuk, dan analog terdekat yang kita miliki adalah meteorit besi," kata Herd.
"Persetujuan Asosiasi Mineralogi Internasional atas dua mineral baru pada November tahun ini menunjukkan bahwa pekerjaan itu kuat,” kata Oliver Tschauner, seorang ahli mineral dan profesor penelitian di departemen geosains di University of Nevada, Las Vegas.
“Setiap kali Anda menemukan mineral baru, itu berarti kondisi geologis yang sebenarnya, kimia batuan, berbeda dari yang ditemukan sebelumnya,” kata Herd.
Identifikasi cepat Locock dimungkinkan karena mineral serupa telah dibuat secara sintetis sebelumnya, dan dia dapat mencocokkan komposisi mineral yang baru ditemukan dengan mineral buatan manusia, menurut rilis University of Alberta.
"Ilmuwan material melakukan ini sepanjang waktu," kata Alan Rubin, seorang peneliti meteorit dan mantan asisten profesor dan peneliti geokimia di departemen ilmu bumi, planet, dan antariksa di University of California, Los Angeles.
Berita Terkait
-
NASA Akan Temukan Planet Paling Aneh di Semesta, Gunakan JWST
-
Bintik Matahari Seukuran Planet, Tumbuh 10 Kali Lipat dalam 2 Hari, Waspada Serangan Mendadak
-
Pecinta Laut Berduka, Dugong Dinyatakan Punah
-
Ilmuwan Temukan Potongan Kerak Bumi Berusia 4 Miliar Tahun di Bawah Australia
-
Ilmuwan Akan Hidupkan Kembali Harimau Tasmania yang Punah Sejak 1936
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?
-
Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!
-
Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere
-
Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal
-
3 Contoh Teks Sambutan pada Malam Tirakatan 17 Agustus untuk Ketua Panitia
-
Drama Begal Boneka Labubu Berakhir Malu: Remaja Jati Agung Dibui Buat Laporan Palsu
-
Detik-detik Warga Tercebur ke Laut Saat Gempa NTT Guncang Pelabuhan Laurentius Say
-
Verifikasi BNPB: Korban Meninggal Gempa Bumi NTT 1 Orang
-
Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik
-
Bursa Mineral Indonesia Mulai 2027, RI Ingin Tentukan Harga Komoditas Strategis Sendiri