Suara.com - Pembaruan terbaru Telegram mencakup editor media yang dirombak dilengkapi dengan banyak alat baru untuk menghias — atau menyembunyikan — bagian dari gambar atau video Anda.
Dalam pembaruan di blognya, dilansir laman The Verge, Senin (2/1/2023), Telegram mengatakan, sedang memperkenalkan alat buram baru yang memungkinkan kamu memblokir area tertentu dari foto atau video.
Fitur ini memungkinkan kamu menyembunyikan konten sensitif atau mengaburkan wajah orang yang lewat yang muncul di latar belakang.
Untuk membuat bagian buram dari foto , Telegram mengatakan kamu dapat menggunakan alat pipet untuk mencocokkan warna kuas buram dengan gambar.
Selain itu, Telegram menambahkan cara untuk mengubah ukuran, font, dan latar belakang teks (semacam Instagram atau Snapchat) saat menambahkannya ke foto atau video
Dikatakan alat gambarnya yang dirubah "secara dinamis mengubah lebar" tergantung pada seberapa cepat kamu menggambar dan secara otomatis menghaluskan garis.
Telegram juga menambahkan cara untuk menambahkan bentuk dengan cepat, seperti persegi panjang, lingkaran, panah, bintang, dan gelembung obrolan dengan mengetuk ikon “plus” di editor.
Dan jika tidak ingin penerima langsung melihat apa yang dikirim, kamu dapat menerapkan efek spoiler yang menambahkan "lapisan berkilauan" ke gambar atau video yang menyembunyikan kontennya hingga penerima mengetuknya.
Di luar alat pengeditan gambar, pembaruan terbaru Telegram mencakup opsi penyimpanan baru yang memungkinkan kamu secara otomatis menghapus data yang di-cache di obrolan pribadi, grup, dan saluran setelah periode waktu tertentu, semuanya mengecualikan obrolan yang Anda pilih.
Meskipun Telegram sebelumnya memungkinkan kamu menghapus cache di semua obrolan, hal ini akan memudahkan untuk mengosongkan ruang secara otomatis tanpa memengaruhi percakapan penting.
Ini juga memperkenalkan bagan pai baru yang berguna, yang menunjukkan berapa banyak penyimpanan yang digunakan berbagai jenis file, seperti video, dokumen, musik, dan foto.
Ada juga beberapa pengaturan baru lainnya yang memungkinkan kamu memilih gambar profil untuk kontak yang hanya akan dilihat, setiap kali seseorang mengirimi pesan.
Kamu bahkan dapat menyarankan gambar profil untuk kontak tertentu, yang kemudian dapat ditukar jika mereka menyukai apa yang dipilih.
Dan jika sudah membatasi visibilitas gambar profil kamu hanya untuk kontak yang ada, Telegram sekarang memberi opsi untuk mengatur gambar profil publik yang dapat dilihat semua orang.
Di sisi lain, kamu sekarang dapat mengatur visibilitas gambar profil menjadi "tidak ada" jika tidak ingin siapa pun di aplikasi melihat gambar kamu, bahkan yang ada di kontak.
Fitur minor lainnya termasuk emoji animasi dan interaktif baru, animasi progres baru di Android, dan kemampuan admin grup untuk menyembunyikan daftar anggota mereka.
Paket pembaruan ini menambah daftar beberapa fitur lain yang ditambahkan Telegram selama beberapa bulan terakhir, termasuk cara bagi pengguna Telegram untuk mendaftar tanpa nomor telepon dan transkripsi video untuk pengguna Premium.
Berita Terkait
-
Cara Menggunakan Fitur Terjemahan di Telegram untuk Android, Praktis
-
4 Alasan Memilih Aplikasi Perpesan
-
Telegram Luncurkan Pasar Online di Blockchain TON, untuk Lelang Telegram Handles yang Langka
-
11 Aplikasi Chat Alternatif saat WhatsApp Down, Kirim Pesan dan Vidcall Tak Terganggu
-
Mengenal Fitur Baru Telegram dan Cara Menggunakannya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah
-
Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli
-
Synology DP5200 Hadirkan AI dan Skalabilitas Tinggi untuk Tantang Dominasi Sistem Tape Tradisional
-
Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Jubei Yagyu Milik Ladies Biker yang Curi Perhatian
-
IHSG Mulai Terbang Pada Rabu Pagi, Masih Bergerak ke Level 6.100
-
BPR BKK Jateng Buka Akses Kredit bagi Calon PMI ke Korea Selatan, Peluang Kerja Tak Lagi Terhambat
-
Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia
-
Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming