Suara.com - Rumor soal startegi Samsung mendatang beredar dan kali ini perusahaan ingin memangkas seri Galaxy A-nya.
Aasumsi rumor ini keluar dengan Galaxy A24 yang belum akan memiliki penerus tahun depan.
Dilansir laman Sammobile mengutip The Elec, Kamis (12/1/2023), Samsung seharusnya merilis Galaxy A15, Galaxy A35, dan Galaxy A55 pada 2024, tetapi perusahaan akan menghentikan seri Galaxy A2x.
Ponsel kelas menengah yang lebih sedikit tetapi lebih baik? Atau hanya pemotongan biaya?
Dengan mengurangi jumlah perangkat Galaxy A yang dikembangkan dalam satu tahun, Samsung dikabarkan ingin mengurangi biaya pengembangan sekaligus meningkatkan profitabilitas.
Dengan kata lain, jika calon pembeli Galaxy A2x tidak memiliki sekuel untuk dibeli tahun depan, Samsung berharap mereka akan memilih Galaxy A15 atau Galaxy A35. Bahkan mungkin Galaxy A55.
Apakah strategi mengecilkan jajaran ini akan menghasilkan ponsel kelas menengah yang lebih baik di seri Galaxy A masih diperdebatkan.
Secara teori, berfokus pada model yang lebih sedikit memungkinkan Samsung mengembangkan ponsel lebih baik dan menawarkan dukungan lebih baik, serta pembaruan firmware yang lebih cepat.
Selain itu, bersandar terlalu banyak untuk meningkatkan model Galaxy A yang tersisa akan mengurangi profitabilitas.
Baca Juga: Pre Order Samsung Galaxy S23 Resmi Diumumkan di Indonesia, Bonusnya Rp 2,3 Juta
Jadi Samsung mungkin ingin mencapai keseimbangan antara lebih sedikit ponsel Galaxy A, biaya pengembangan lebih rendah, lebih banyak profitabilitas, dan mudah-mudahan ponsel kelas menengah yang lebih baik.
Kondisi ini yang membuat tidak yakin jika seri Galaxy A akan dipangkas tahun depan.
Lagipula, kita baru saja memasuki 2023, dan sebagian besar model Galaxy A tahun ini bahkan belum dirilis.
Berita Terkait
-
Samsung Galaxy S23 Tidak Naikkan Harga Demi Bersaing dengan Apple
-
Samsung Perkenalkan Flex Hybrid OLED, Layar Bisa Dilipat dan Digeser
-
Gandeng Instagram dan TikTok, Bikin Konten Pakai Samsung Makin Estetik
-
Misterius! Pembaruan Google Play Beberapa Ponsel Samsung Galaxy Macet
-
Samsung Perkenalkan Jajaran Bespoke Terbaru di CES 2023, Ada yang Bisa Sambil Livestreaming
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah