Suara.com - Pembagian royalti di Spotify bervariasi tergantung dari jenisnya. Para musisi, label musik, pencipta lagu, dan juga lain sebagainya yang terdaftar di platform streaming musik populer akan mendapatkan sejumlah royalti ketika lagu diputar di Spotify.
Aplikasi streaming musik yang diluncurkan perusahaan asal Swedia ini pada tahun lalu telah membayar royalti kepada sejumlah musisi di Spotify sebanyak 7 miliar dolar AS atau sekitar lebih dari Rp100 Triliun rupiah. Angka tersebut meningkat lebih besar dibanding pembayaran royalti di tahun sebelumnya yang hanya mencapai 5 miliar.
Dilansir dari laman resmi spotify.com, musik yang diputar di platform Spotify mendapatkan dua jenis royalti yaitu royalti rekaman dan royalti penerbitan.
Adapun royalti rekaman adalah sejumlah yang harus dibayarkan pihal Spotify kepada para pemegang hak untuk rekaman yang di-streamingkan di Spotify. Royalti ini akan dibayarkan kepada artis lewat pemberi lisensi yang telah mengirimkan musik tersebut, biasanya label rekaman ataupun distributor mereka.
Sementara, royalti penerbitan yaitu dana yang harus dibayarkan oleh Spotify kepada para penulis lagu atau pemilik dari komposisi. Pembayaran tersebut dikeluarkan kepada penerbit, lembaga pengumpul royalti, dan juga agen mekanis berdasarkan dari wilayah penggunaan.
Kemudian, ketika sebuah lagu diputar di Spotify, maka pemegang dari hak menerima royalti untuk lagu tersebut, baik itu laguyang diputar oleh pelanggan Premium maupum yang melihat iklan.
Cara Menghitung dan Pembagian Royalti di Spotify
Spotify mendistribusikan seluruh pendapatan bersih dari hasil biaya langganan Premium dan juga iklan kepada para pemegang hak. Untuk dapat menghitung pendapatan bersih, Spotify akan mengurangkan uang yang telah di kumpulkan akan tetapi bukan untuk dimiliki.
Hal ini mencakup pembayaran untuk pajak, biaya pemrosesan dari kartu kredit, dan juga penagihan, serta beberapa hal lainnya seperti komisi dari penjualan. Dari sana, nantinya bagian pendapatan bersih untuk para pemegang hak akan ditentukan menurut pembagian streaming.
Baca Juga: Segera Bergulir! Link Live Streaming dan Prediksi Line Up PSIS Semarang vs Dewa United
Pembagian royalti di Spltify dilakukan dengan cara menghitung jumlah total dari streaming pada bulan tertentu dan kemudian akan ditentukan proporsi streaming itu. Adapun proporsi terdiri dari orang-orang yang mendengarkan musik yang dimiliki dan dikendalikan oleh para pemegang hak tertentu.
Lebih lanjut, Spotify menegaskan jika pihaknya tidak membayar royalti artis menurut tarif per pemutaran ataupun per streaming. Pembayaran royalti yang akan diterima oleh artis bisa bervariasi. Hal ini ditentukan berdasarkan beberapa cara streaming musik mereka atau melalui perjanjian yang telah mereka miliki dengan label rekaman dan distributor.
Cara Artis Mendapat Royalti
Pada umumnya, pembayaran royalti dari Spotify dilakukan sebulan sekali. Akan tetapi tepatnya kapan dan berapa banyak artis yang akan dibayar tergantung dari perjanjian yang telah mereka lakukam dengan label rekaman atau distributor.
Setelah sebelumnya, Spotify membayar pemegang hak menurut pembagian dari streaming artis, label rekaman dan juha distributor (penulis lagu, lembaga pengumpul royalti serta penerbit) artis akan dibayar sesuai dengan perjanjian masing-masing.
Jadi Spotify tidak mengetahui isi dari perjanjian yang sudah ditandatangani artis dengan label rekaman. Sehingga aplikasi streaming musik ini tidak dapat menjawab atas pembayaran dari pemegang hak.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Liverpool vs Everton di SCTV Liga Inggris dan Susunan Pemain, Live Score
-
Prediksi PSG vs Bayern Munich, Liga Champions 15 Februari: Catatan Pertemuan, Susunan Pemain dan Link Live Streaming
-
Link Streaming Serial Web Open BO Episode 1 Gratis Kualitas Gambar HD, Aksi Wulan Guritno Open BO Bikin Gagal Fokus
-
Link Live Streaming Liverpool vs Everton Selasa, 14 Februari 2023: Tayang di TV Mana? Cek di Sini
-
Segera Bergulir! Link Live Streaming dan Prediksi Line Up PSIS Semarang vs Dewa United
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global
-
Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam
-
iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity
-
Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta
-
5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan
-
Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP