Suara.com - Tim nasional (timnas) PUBG Mobile Indonesia 2 (INA 2) berhasil membawa pulang medali emas di event multi-olahraga SEA Games 2023 Cambodia, Minggu (14/5/2023).
Ini merupakan medali emas kedua yang disumbangkan game PUBG Mobile untuk Indonesia sejak dipertandingkan sebagai cabang olahraga esports resmi untuk pertama kalinya di SEA Games 2021 Vietnam.
Sebelumnya, PUBG Mobile telah menyumbangkan 1 medali emas pada nomor pertandingan Team Event dan 1 medali perak pada nomor pertandingan Individual Event di SEA Games 2021 Vietnam.
Prestasi ini juga mengukuhkan posisi Indonesia sebagai satu-satunya negara Asia Tenggara yang memiliki dua medali emas pada cabor esports PUBG Mobile nomor pertandingan Team Event selama dua kali berturut-turut, yaitu pada 31st SEA Games 2021 Vietnam dan 32nd SEA Games 2023 Cambodia.
Indonesia berhasil tampil dominan dalam nomor pertandingan Team Event yang berlangsung selama empat hari mulai 11- 14 Mei 2023 di Olympia Mall, Phnom Penh, Kamboja.
Ajang tersebut mempertemukan 95 pemain profesional dan 19 tim nasional dari 10 negara Asia Tenggara – Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Laos, Myanmar, Kamboja, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.
Indonesia mengirimkan timnas INA 1 dan INA 2, yang masing-masing beranggotakan 5 orang dan 3 orang.
Timnas INA 2 yang beranggotakan Haikal “Yummy” Aditya, Alan Raynold “Satar” Kumaseh, Septiadi “Lapar” Ardiansyah, Muhammad “Boycil” Afriza, dan Teuku Muhammad “Ponbit” Kausar berhasil bertahan posisi pertama dan mengakhiri perlawanan tim-tim lainnya.
Kelima pemain ini berada di bawah asuhan kepala pelatih Jendra “Capt” Wahyudi, serta asisten pelatih Bintang “Kent” Prakoso Pramanenda Sinaga dan Michael “Michael” Devami.
Baca Juga: PUBG Mobile Perkenalkan Royale Pass Ace 1, Cara Pre-Order dan Dapatkan Bonus Skin Eksklusif
Sementara itu, timnas INA 1 yang diasuh oleh kepala pelatih Steven Valerian “S1NYO” Danilo, asisten pelatih Alfin “Morfeus” Pratama dan Doni “La Flame” Saputra, mendapatkan hasil yang cukup baik dengan memposisikan diri di peringkat kelima dari total 19 tim.
Tim ini dianggotai oleh Juventino Ryan “Rosemary” Jeremy Rolos, Sharfan “Potato” Shahman, Eksarahman “RedFace” Jayanto, Nizar Lugatio “Microboy” Pratama dan Febrianto Genta “Svafvel” Perkasa.
Country Manager PUBG MOBILE Indonesia, Agung Chaniago, mengungkapkan apresiasi terhadap
perjuangan timnas Indonesia.
"Indonesia sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai oleh kedua timnas kami. Ini adalah bukti nyata dedikasi, semangat, dan talenta komunitas PUBG Mobile Indonesia untuk mengharumkan nama bangsa di mata Asia Tenggara," ucapnya dalam keterangan resminya, Selasa (16/5/2023).
Prestasi ini juga turut mengukuhkan posisi Indonesia sebagai negara dengan tim PUBG Mobile terkuat di Asia Tenggara saat ini.
Pada 16 April 2023 lalu, tim asal Indonesia yaitu Alter Ego Ares berhasil memenangkan ajang resmi 2023 PUBG MOBILE Super League Southeast Asia Spring (2023 PMSL SEA Spring), yang juga mempertemukan 20 tim PUBG Mobile terbaik dari Asia Tenggara di Kuala Lumpur, Malaysia.
Selanjutnya, Indonesia akan kembali berjuang di 2023 PUBG MOBILE World Invitational (2023 PMWI), turnamen internasional dengan total hadiah senilai Rp 44,6 miliar rupiah yang akan dilangsungkan pada 11-16 Juli 2023 di Riyadh, Arab Saudi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?