Suara.com - Sebuah kacamata dengan desain futuristik dipamerkan di booth PT Widya Matador Inovasi pada pameran The 17th International Manufacturing Machinery, Equipment, Materials and Services Exhibition, Manufacturing Surabaya 2023.
Edward M. Simanjuntak, Marketing Officer Widya Matador mengatakan bahwa kecanggihan produk dari Widya Matador tersebut selaras dengan gelaran Manufacturing Surabaya 2023 yang mengusung tema: Manufacture machinery, equipment, materials and service exhibition.
"Sebagai salah satu exhibitor yang mendukung pengembangan industri nasional, Widya Matador Inovasi, penyedia peralatan industri teknik dan komersial di Indonesia hadirkan produk- produk dengan teknologi terdepan yang saat ini tengah dikembangkan untuk sektor industri," ucap Edward keterangannya.
"Salah satunya Matador Glass yang merupakan kacamata keselamatan pintar (smart safety glass) yang bisa menayangkan apa saja yang ada di depan mata personel yang mengenakannya. Tayangan dari Matador Glass kemudian disiarkan melalui portal video conference atau laman streamers secara real time,” imbuhnya.
Edward menambahkan dengan berbagai fitur dan teknologi terbaik yang disematkan pada Matador Glass dapat mendukung beragam jenis pekerjaan.
Sebagai kacamata pintar, Matador Glass dilengkapi dengan fitur audio dan video stream, share screen dan chat room, manajemen penjadwalan dan streaming, serta aplikasi perangkat android dan web browser.
“Matador Glass bermanfaat untuk memonitoring terkait pekerjaan di lapangan dan meminimalisir manipulasi data. Video ini bisa diambil secara real time, jadi orang yang jauh bisa memantau terkait kondisi lapangan. Di sisi lain, Matador Glass dalam dunia pendidikan digunakan untuk mendukung kegiatan praktikum tanpa semua siswa harus turun ke lapangan,” ujarnya.
Selain Matador Glass, dalam event ini, Widya Matador juga mengenalkan berbagai inovasi berbasis internet of things (IoT) seperti Matador Tracker dan WiBridge.
Matador Tracker merupakan GPS (Global Positioning System) tracker yang dapat memantau posisi kendaraan secara real time. Selain melakukan tracking, Matador Tracker bisa digunakan untuk memantau perilaku pengemudi serta melakukan diagnosa pada kendaraan.
Teknologi Matador Tracker juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, seperti penambahan sensor maupun add-ons lain. Matador Tracker memberikan visibilitas real time dan laporan harian operasional.
Adapun untuk jembatan timbang otomasi WiBridge yang merupakan jembatan timbang dengan sistem IoT untuk pengawasan dan pengendalian transportasi yang melebihi ketentuan.
"Kehadiran WiBridge diharapkan dapat mempermudah pengawasan dan menghindari kesalahan maupun manipulasi data muatan truk,” ucap Edward.
Sementara itu, pameran Manufacturing Surabaya 2023 melibatkan 253 perusahaan terkemuka di industri manufaktur yang siap menghadirkan berbagai produk dan solusi dengan teknologi terkini.
Berita Terkait
-
Para Pekerja Perlu Tau, Penerapan IoT Juga Tetap Membutuhkan SDM
-
Atasi Permasalahan Air Bersih, Startup Asal Yogyakarta Kembangkan Inovasi Pengubah Udara Jadi Air
-
Inovasi Jembatan Timbang IoT, WiBridge Solusi Menertibkan Truk ODOL
-
Kios Sehat, Inovasi Teknologi untuk Permudah Pecinta Olahraga Lari Monitoring Kesehatan
-
Melihat Lebih Dekat Bus Listrik Buatan PT Mobil Anak Bangsa
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan