Suara.com - Fitur WhatsApp Channel merupakan inovasi terbaru dari WhatsApp yang bertujuan untuk mempermudah pengguna dalam mendapatkan informasi yang terpercaya.
Namun demikian, fitur ini membuat tampilan Status di WhatsApp yang ikut berubah. Fitur baru ini merubah tab "Status" yang biasanya digunakan untuk melihat daftar status di kontak WhatsApp kini berubah menjadi tab "Updates" atau "Pembaruan". Pengguna dapat melihat daftar status kontak sekaligus berita dari akun saluran yang mereka ikuti.
Dampaknya, semakin banyak saluran yang muncul jika pengguna mengikuti banyak channel yang mungkin, untuk beberapa kalangan justru mengganggu.
Berikut adalah cara menghapus Saluran (Channels) di WhatsApp:
- Buka tab "Pembaruan" di WhatsApp.
Jika Anda telah mengikuti akun channel WhatsApp, Anda akan melihat daftar channel yang diikuti di bawah daftar status. - Pilih salah satu akun saluran yang ingin dihapus dan buka percakapan dengan akun tersebut. Di dalam percakapan, tekan tombol titik tiga dan pilih opsi "Batal Mengikuti" atau "Unfollow".
- Akun saluran akan dihapus dari daftar saluran. Anda juga tidak akan menerima kiriman informasi dari akun tersebut lagi.
Dengan menghapus akun saluran, pesan yang masuk ke WhatsApp juga akan berkurang. Jika sebelumnya Anda mengikuti banyak akun saluran, penghapusan ini juga dapat mengurangi daftar saluran yang ada di tab "Pembaruan". Dengan begitu, tampilan tab pembaruan akan terlihat lebih teratur.
Jika Anda ingin kembali mengikuti akun saluran yang sudah dihapus, tidak perlu khawatir karena Anda masih bisa mendapatkan informasi dari akun tersebut.
Selain itu, perlu diingat bahwa dalam fitur WhatsApp Channels, akun saluran yang diikuti tidak akan mengirimkan notifikasi pesan tanpa izin pengguna. Hal ini menunjukkan bahwa fitur ini diciptakan untuk tidak mengganggu pengguna. Bagi sebagian pengguna, meskipun tidak mengganggu, tampilan yang menumpuk dapat mempengaruhi kenyamanan.
Jika Anda ingin menambahkan Saluran di WhatsApp, berikut caranya:
- Buka tab "Pembaruan" di WhatsApp.
- Gulir hingga menemukan menu "Saluran" atau "Channels".
Di sana, Anda akan diberikan rekomendasi akun saluran yang dapat diikuti. Anda juga dapat mencari akun saluran sesuai keinginan dengan menekan tombol tambah (+) atau memilih opsi "Cari Saluran". - Di menu "Cari Saluran", Anda dapat mencari akun berdasarkan kategori atau dengan mengetikkan nama langsung.
- Jika sudah menemukan akun yang ingin diikuti, cukup tekan tombol tambah (+) di sebelah kanan akun atau buka akun saluran dan tekan tombol "Ikuti" di dalam percakapan.
Fitur WhatsApp Channels memiliki tujuan untuk menyebarkan informasi dengan cepat dan massal. Informasi yang disebarkan biasanya berasal dari akun resmi yang telah diverifikasi oleh WhatsApp. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mempersonalisasi informasi yang ingin mereka terima dari Channel yang diikuti.
Baca Juga: Profil dan Biodata Habib Muhammad Alex Alhamid, Sosok Dibalik Foto Pembawa Keberkahan Viral di WA
Fitur ini juga terpisah dari tab percakapan biasa dengan keluarga, teman, atau grup, sehingga informasi dari Channels tidak bercampur dengan percakapan biasa.
Meskipun fitur ini memungkinkan bergabung dengan komunitas atau saluran, data pribadi pengguna tetap aman karena komunikasi bersifat satu arah. Pengguna tidak dapat melihat siapa saja yang bergabung dengan saluran tersebut atau berinteraksi lebih dari memberikan reaksi berupa emoji terhadap pesan yang dikirimkan.
Berita Terkait
-
Cara Login WA Web, Akses Pesan Langsung dari PC dan Laptop
-
Habib Muhammad Alex dari Mana? Sosok Viral di WhatsApp Ternyata Pengusaha Ekspor Impor
-
Sosok Habib Muhammad Alex Al Hamid dan Asal Usul Fotonya Banyak Diunggah di WhatsApp
-
Kronologi Habib Alex Alhamid Viral, Banyak yang Pasang Fotonya di Status WA Biar Dapat Berkah
-
Profil dan Biodata Habib Muhammad Alex Alhamid, Sosok Dibalik Foto Pembawa Keberkahan Viral di WA
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Buruh Pantau 10 Pasal Krusial RUU Ketenagakerjaan, Siap Demo Jika Isinya Merugikan!
-
Lenovo Idea Tab Plus Resmi Dijual di Indonesia, Tablet 12,1 Inci, Harga Mulai Rp6,1 Juta
-
Bye Iritasi! 4 Physical Sunscreen Probiotic Jaga Microbiome Kulit Sensitif
-
Demo 27 Agustus Bikin Transportasi Terganggu, Menhub Pastikan Tak Ada Fasilitas Umum Rusak
-
Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas Lewat, Legenda Timnas Indonesia Lebih Akui Kehebatan Ole Romeny
-
Vivo X500 Series Resmi Meluncur September 2026, Usung Kamera 200 MP dan Video Sinematik
-
Siap-siap War! Tiket Konser BIGBANG di Jakarta Dijual Mulai Rp1,5 Juta, Cek Harganya di Sini
-
Daftar Shio yang Ciong Tahun Ini, Ada 5 Shio yang Mungkin Alami Sial
-
Seperempat Penjualan Mobil di Eropa Kini Didominasi Kendaraan Listrik
-
Dari Puisi Kampus hingga Renungan Cendekiawan: Membaca Dari Waktu ke Waktu