Suara.com - Sony dilaporkan bakal menghapus nama Xperia untuk lini ponsel buatannya. Rumor menyebut kalau perubahan nama HP Sony Xperia bakal tamat di 2025.
Ponsel Sony Xperia sendiri sudah ada sejak 13 tahun lalu. Model pertama adalah Sony Ericsson Xperia 1 yang dirilis tahun 2008.
Itu adalah ponsel dengan sistem operasi Windows Mobile, keyboard QWERTY slide out, hingga layar berukuran 3 inci dengan resolusi 480 x 800 piksel.
Kemudian ada Xperia PLAY yang dirilis tahun 2011. Ini adalah ponsel yang ditujukan untuk para gamers dengan gamepad yang bisa digeser.
Perkembangan selanjutnya, Sony akhirnya membeli Ericsson di tahun 2012, sebagaimana dilaporkan Phone Arena, Senin (11/12/2023).
Perusahaan asal Jepang itu kemudian membuat gebrakan dengan menghadirkan smartphone layar resolusi 4K pertama di dunia lewat Sony Xperia Z5 Premium di tahun 2015. Sayang ponsel ini tetap tidak mampu bersaing di pasar global.
CEO Sony Kaz Hirai pun tak menyerah. Pada 2018 dan 2023, ia tetap mengatakan kalau Sony bakal terus membuat smartphone meskipun tidak mampu menghasilkan keuntungan sesuai harapan karena harganya yang terbilang mahal.
Awal 2023, analisis pasar smartphone menempatkan Sony di peringkat ke-14 dari 20 merek teratas. Sony hanya meraih pangsa pasar smartphone sebesar 0,35 persen.
Peringkat ini membuat Sony berada tepat di atas Asus sekaligus di bawah HMD Global, yang memegang lisensi untuk menggunakan nama Nokia.
Baca Juga: Superior, Samsung Galaxy S25 dan S25 Plus Bakal Andalkan Sensor Sony
Nah sebuah rumor menyatakan kalau Sony tidak akan menggunakan nama Xperia untuk ponselnya. Perusahaan bakal menggantinya dengan nama baru.
Tapi jika melihat produk sebelumnya, Xperia memang bukanlah nama utama untuk lini produk smartphone maupun tablet Sony.
Mereka sempat menggunakan kombinasi huruf dan angka seperti K750, W800, dan C905, sebelum pada akhirnya diubah lebih teratur dengan nama Xperia.
Rumor hilangnya nama Xperia di HP Sony berasal dari forum Weibo, media sosial asal China. Salah satu akun Weibo mengungkap kalimat 'Speria 2008-2023' yang menandakan tamatnya HP Sony Xperia.
Isu itu mengatakan kalau ponsel Sony akan lahir kembali dengan nama baru di tahun 2025. Bahkan rumor menyebut kalau Sony bakal menggunakan teknologi kamera dalam layar (under display camera/UDC) untuk kamera selfie.
Bocoran tersebut mengatakan kalau Sony akan lebih unggul dari Apple soal teknologi kamera itu. Sebab LG selaku salah satu kontributor Apple baru bisa menerapkannya di tahun 2027.
Berita Terkait
-
Superior, Samsung Galaxy S25 dan S25 Plus Bakal Andalkan Sensor Sony
-
Sony Kembali Merajai Pasar Konsol Game pada Q3 2023, Geser Posisi Nintendo
-
Harga Sensor Kamera Samsung Bakal Lebih Mahal, Ancaman Buat HP China
-
Samsung Lebih Pilih Produk Sony Ketimbang Kamera Buatan Sendiri
-
Film The Karate Kid Kembali Lagi! Sony Pictures Buka Casting untuk Pemeran
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
7 HP 5G Rp3 Jutaan Pesaing Redmi Note 15 5G: Spek Gahar, Harga Bersahabat
-
52 Kode Redeem FF 5 Februari 2026: Cek Bocoran Bundle Valentine dan Evo Gun Scorpio
-
19 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Februari 2026: Rebutan Dembele UTOTY yang OP Banget
-
Vivo X300 Ultra Bakal Bawa Sensor Sony LYT901 dan Baterai 7.000 mAh
-
File Epstein Guncang Dunia Game: Mantan Petinggi GTA dan Call of Duty Terseret
-
5 HP Murah Tanpa Iklan 'Pop-Up', Pemakaian Harian Tenang tanpa Gangguan
-
Teknologi Sinematik Membawa Pengalaman Walk-Through Virtual Pertama ke Indonesia
-
Keamanan Siber Indonesia Masuki Babak Baru, Konvergensi IT dan OT Jadi Sorotan
-
Terungkap! Alasan Poco F8 Basic Tak Masuk Indonesia
-
5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton