Suara.com - Sejak diluncurkan minggu ini, aplikasi Beeper Mini, yang memungkinkan pengguna Android mendapatkan dukungan teks iMessage, diperkirakan akan mendapat masalah segera setelah menarik perhatian Apple.
Kemarin, seluruh platform Beeper tampaknya mengalami gangguan, sehingga menimbulkan spekulasi bahwa pembuat iPhone telah menutup solusi iMessage.
Sampai pagi ini, Beeper Mini masih memosting di X (sebelumnya Twitter) bahwa mereka sedang mengerjakan dan berpotensi memperbaiki pemadaman listrik, tetapi dengan pengumuman dari Apple hari ini, semua itu mungkin sia-sia.
Bahkan, dari pantauan Suara.com, iMessage hingga kini masih masuk dalan trending topik.
“Kami mengambil langkah untuk melindungi pengguna kami dengan memblokir teknik yang mengeksploitasi kredensial palsu untuk mendapatkan akses ke iMessage,” kata Apple dilansir dari laman Engadget, Senin (11/12/2023).
“Teknik-teknik ini menimbulkan risiko signifikan terhadap keamanan dan privasi pengguna, termasuk potensi paparan metadata dan memungkinkan terjadinya pesan yang tidak diinginkan, spam, dan serangan phishing," perusahaan menambahkan.
"Kami akan terus melakukan pembaruan di masa mendatang untuk melindungi pengguna kami," ujarnya.
Meskipun Apple tidak menyebutkan nama aplikasi apa pun, cukup beralasan bahwa, mengingat waktu peluncuran Beeper Mini dan masalah baru-baru ini, hal ini merujuk pada celah yang digunakan platform tersebut.
Metode Beeper mengirimkan teks pengguna ke server Apple sebelum berpindah ke penerima yang dituju, dan ditemukan oleh seorang siswa sekolah menengah.
Baca Juga: Apple Siap Merilis MacBook Air M3 Bersama iPad Pro dan iPad Air Terbaru
Calon pengirim pesan bahkan tidak memerlukan ID Apple untuk mengakses iMessage melalui Beeper Mini, meskipun aplikasi Android menawarkan enkripsi ujung ke ujung untuk percakapan antara pengguna di kedua sistem operasi.
Apple juga mengatakan bahwa mereka tidak dapat memverifikasi bahwa pesan yang dikirim melalui cara tidak sah yang berpura-pura memiliki kredensial yang valid dapat mempertahankan enkripsi ujung ke ujung.
Beeper telah mengantisipasi bahwa solusi ini suatu hari nanti akan dihentikan, dan sepertinya kesenjangan perpesanan Android-iOS tetap utuh.
Berita Terkait
-
Prototipe Baterai iPhone 16 Pro Bocor, Kapasitas Terdaftar 3.355 mAh
-
Bocoran iPhone 16 Mulai Beredar, Tak Beda Jauh dari iPhone 15
-
HP 5G Paling Kencang Saat Ini, Apple Mendominasi!
-
Pengguna iPhone Apple Ternyata Banyak Pakai Produk Xiaomi
-
Display iPhone 16 Pro dan Pro Max Bocor, Disebut Lebih Besar dan Model Biasa Kecerahan Layar hanya 60Hz
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Buntut Temuan Rp4 Miliar di Rumah, Kadis PUPR Bengkulu Akhirnya Diperiksa KPK
-
Dewas Bakal Periksa Setya Budi Dias, Staf KPK yang Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
-
72 Orang Tewas Terobos Perbatasan Maroko - Ceuta Spanyol, 1.000 Korban Luka
-
Pergeseran Orientasi Karier: Tidak Semua Orang Ingin Naik Jabatan
-
7 Sabun Cuci Muka Salicylic Acid untuk Jerawat dan Komedo, Mulai Rp20 Ribuan
-
BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar
-
Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN
-
Ribuan Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital
-
Insentif Kendaraan Listrik Harus Diarahkan ke Mobil Murah dengan TKDN Tinggi
-
Hanya Penyadapan yang 100 Persen, Dewas KPK Ungkap Banyak Laporan Penindakan yang 'Molor'