Suara.com - Xiaomi HyperOS perlahan mulai hadir di berbagai perangkat milik perusahaan teknologi asal China tersebut. Ini adalah evolusi menarik dari MIUI 15, sehingga tak heran jika sistem operasi tersebut menjadi pusat perhatian, khususnya para pengguna Xiaomi, Redmi, dan Poco.
Berikut ini beberapa hal penting yang wajib diketahui tentang Xiaomi HyperOS:
1. Xiaomi HyperOS sebenarnya adalah MIUI 15
Menurut Xiaomiui, perusahaan mengumumkan perangkat MIUI 15 pertama adalah Redmi K60 Ultra selama konferensi peluncuran ponsel tersebut pada 2 Agustus. Karena itulah seluruh pengguna sangat menantikan rilisnya MIUI 15.
Namun bocoran pada 28 Agustus 2023 memberikan gambaran berbeda. Alih-alih MIUI 15, antarmuka Android yang diberi label "OS" muncul. Ini menandai transisi tak terduga ke Xiaomi HyperOS.
Tak hanya itu, pembaruan MIUI 15 internal yang stabil bertahan hingga Oktober. Hal ini membuat pengguna bingung dengan arah strategis Xiaomi. Pada 26 Oktober 2023, Xiaomi mengumumkan HyperOS.
2. HyperOS dirancang untuk semua perangkat cerdas Xiaomi
Xiaomi HyperOS berbeda karena bersifat universal. Ini bukan hanya untuk ponsel Android, tapi juga untuk semua perangkat pintar Xiaomi.
HyperOS bertujuan untuk memberikan pengalaman sistem operasi yang lancar di beragam kategori produk. Xiaomi HyperOS mendukung mobil, lemari es, jam tangan pintar, pelacak kebugaran, dan komputer Xiaomi.
Baca Juga: Cara Download dan Instal Pembaruan HyperOS di Xiaomi 12S
3. POCO HyperOS dan Redmi HyperOS
Xiaomi awalnya berencana merilis HyperOS secara terpisah dengan nama Redmi, POCO dan Xiaomi. Namun, rencana tersebut berubah.
Lisensi dan landasan untuk versi HyperOS yang berbeda ditinggalkan. Pada akhirnya, Xiaomi HyperOS digunakan di semua perangkat Xiaomi.
4. Aplikasi dan kode MIUI 15 masih ada di Xiaomi HyperOS
Rupanya, kode dan aplikasi MIUI 15 masih ada di ROM stabil. Bahkan saat transisi ke HyperOS berlangsung, sisa-sisa MIUI 15 tetap ada di aplikasi sistem. Pengguna dapat memeriksanya sendiri dari dump sistem Xiaomi HyperOS.
5. Versi HyperOS 1.0 adalah MIUI V816
Label versi Xiaomi HyperOS dilambangkan sebagai V816. Angka ini ternyata memiliki makna sejarah. Ini merujuk pada tanggal peluncuran perdana sistem operasi berbasis Android Xiaomi pada 16 Agustus 2010. Namun, alasan di balik versi V816 masih sulit dipahami.
Hal-hal ini memperkenalkan elemen misteri pada perjalanan Xiaomi HyperOS yang sedang berlangsung. Itulah hal mendetail yang harus diketahui oleh pengguna Xiaomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur