Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Google yang dilaporkan melakukan PHK massal bagi ribuan karyawannya. Alasan PHK ini dilakukan rupanya karena perusahaan tersebut sedang fokus pada pengembangan teknologi AI garapannya.
Pemutusan kerja atau PHK yang dilakukan oleh Google ini memang sangat mengejutkan dan menuai berbagai reaksi publik. Sejumlah karyawan dari berbagai divisi dan produk Google tidak luput dari keputusan ini.
Dilansir dari GSM Arena, salah satu divisi yang cukup terdampak dari pemutusan kerja ini adalah Google Assistant. Tidak hanya itu, divisi perangkat lunak perusahaan ini juga tidak bebas dari ancaman PHK.
"Kami harus membuat beberapa keputusan sulit tentang pekerjaan yang sedang berlangsung dari beberapa karyawan Google, dan kami menyesal memberi tahu anda bahwa posisi anda sudah dihilangkan" tulis Google dalam pesan yang dikirim unuk karyawan.
Juru bicara Google menyebut bahwa saat ini perusahaan tersebut akan fokus pada peluang signifikan di masa depan pada beberapa produk yang memang akan mendominasi pasar di beberapa tahun mendatang.
Beberapa kritik diberikan oleh karyawan terkait keputusan Google untuk PHK ribuan karyawan ini. Banyak yang menyebut jika perusahana tersbeut tidak seharusnya menambah pundi-pundi dengan memecat karyawan secara sepihak.
Tidak diungkap dengan pasti mengenai alasan PHK ribuan karyawan yang terjadi di Google. Diduga karena terbatasnya pemasukkan membuat perusahaan tersebut harus berpisah dengan beberapa karyawan andalannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus