Suara.com - CEO Google, Sundar Pichai mengatakan, PHK diperkirakan akan terjadi lebih banyak 'sepanjang tahun'.
Hal itu diketahui dalam memo internal sebagaimana melansir laman The Verge, Kamis (18/1/2024).
Google telah memberhentikan lebih dari seribu karyawan di berbagai departemen sejak 10 Januari 2024.
Pesan dari CEO Sundar Pichai adalah bersiap untuk melakukan pemotongan lebih lanjut.
“Kami memiliki tujuan yang ambisius dan akan berinvestasi dalam prioritas besar kami tahun ini,” kata Pichai kepada seluruh karyawan Google, Rabu (17/1/2024) waktu setempat dalam sebuah memo internal.
“Kenyataannya adalah untuk menciptakan kapasitas investasi ini, kita harus membuat pilihan yang sulit,” tambahnya.
Sejauh ini, “pilihan sulit” tersebut mencakup PHK dan reorganisasi di perangkat keras Google, penjualan iklan, penelusuran, belanja, peta, kebijakan, teknik inti, dan tim YouTube.
“Penghapusan peran ini tidak sebesar pengurangan tahun lalu, dan tidak akan mempengaruhi setiap tim,” tulis Pichai dalam memonya.
Merujuk pada saat Google memangkas 12.000 pekerjaan pada tahun lalu.
Baca Juga: Samsung Luncurkan Galaxy AI, Dapat Dukungan Maksimal dari Google Cloud
“Tetapi saya tahu sangat sulit melihat kolega dan tim terkena dampaknya,” katanya.
Pichai mengatakan, PHK tahun ini adalah tentang menyederhanakan pelaksanaan dan mendorong kecepatan di beberapa area.
Dia menegaskan apa yang dikhawatirkan oleh banyak orang di Google bahwa akan ada lebih banyak “penghapusan peran” yang akan terjadi.
“Banyak dari perubahan ini telah diumumkan, meskipun secara dini, beberapa tim akan terus membuat keputusan alokasi sumber daya tertentu sepanjang tahun jika diperlukan, dan beberapa peran mungkin akan terkena dampaknya,” tulisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
-
4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen
-
Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun
-
BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo
-
Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan
-
Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%
-
BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP
-
Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga