Suara.com - Proses migrasi sistem elektronik TikTok Shop ke Tokopedia secara backend atau di balik layar dinilai lebih aman ketimbang pemisahan dilakukan secara situs atau aplikasi. Saat ini TikTok Shop dalam proses menyelesaikan migrasi sistem agar sesuai dengan ketentuan Permendag Nomor 31 tahun 2023.
Menurut Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi, proses migrasi Tiktok Shop ke Tokopedia ini diharapkan dapat segera selesai sesuai dengan deadline April mendatang sehingga dampaknya bisa dirasakan oleh pengguna, terutama UMKM.
Heru juga menilai waktu 4 bulan uji coba yang diberikan Kementerian Perdagangan (Kemendag) ini wajar, lantaran jika migrasi dilakukan dengan cepat di bawah 3 bulan, maka berisiko terjadi pelanggaran data (data breach) dan berpotensi memberi dampak ke pengalaman para pengguna.
“Kita mengenal apa yang disebut API [Application Programming Interface] yang sebetulnya lebih aman dari sisi data pengguna, jadi pemisahan sistem di back-end sah-sah saja dan lazim terjadi di teknologi informasi,” kata Heru, dikutip Senin (18/3/2024).
Pada akhir Desember tahun lalu, pakar keamanan siber dan forensik digital, Alfons Tanujaya juga mengatakan bahwa bergabungnya Tiktok dan Tokopedia ini akan memberikan dampak positif pada perekonomian dan penerimaan negara.
Sementara itu dari sisi keamanan siber, metode yang digunakan dalam komunikasi antar server TikTok dan Tokopedia haruslah seamless dan jangan terlalu banyak berpindah situs.
“Jump app [pindah aplikasi] sangat berisiko sehingga mudah disusupi Man in The Middle (MITM) attack. Kalau API [memakai] lebih aman karena kedua server saling berhubungan langsung tanpa perantara dan jauh lebih sulit dieksploitasi dibandingkan jump app,” kata Alfons, Kamis (14/12/2023).
Pada akhir Februari 2024, Kemendag juga terus memantau integrasi sistem e-commerce antara TikTok dengan Tokopedia. "Untuk perkembangan migrasi back-end sistemnya saat ini seluruh proses pembayaran sudah dilakukan pada sistem Tokopedia," ujar Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag, Moga Simatupang, Jumat (23/2/2024).
Kemendag juga akan terus memantau secara intens sampai proses kemitraan antara Tokopedia dan TikTok 100% comply dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31.
Baca Juga: Khawatir Soal Data, DPR Desak Pemerintah Tak Lagi Beri Toleransi ke Tiktok Shop
"Apalagi, Tiktok dan Tokopedia sudah berkomitmen untuk menyelesaikan proses migrasi sesuai dengan waktu yang telah diberikan oleh Kemendag yaitu 4 bulan sejak 12 Desember 2023," katanya.
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Isy Karim mengatakan, saat ini proses migrasi terus berjalan dan mengalami perkembangan signifikan. "Migrasi sistem back-end antara kedua aplikasi tersebut diharapkan selesai sesuai target awal. Kami terus melakukan pemantauan untuk memastikan aplikasi TikTok Tokopedia sesuai ketentuan," katanya.
Berita Terkait
-
Tiktokan, Wajah Aaliyah Massaid dan Aurel Hermansyah Plek Ketiplek Kekeyi dan Mayang
-
8 Cara Perbaiki Masalah Product Activation Failed Microsoft Office Windows
-
BMKG Bantah Gempa Megathrust Bikin Lumpuh Jakarta
-
Kepala BMKG Bantah Video Viral 'Megathurst Lumpuhkan Jakarta' di TikTok, Begini Penjelasannya
-
Laris Manis! Begini Kisah Pasangan ini Jualan Sembako di TikTok
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D
-
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
-
Update Harga iPhone Juli 2026, Seri Apa Saja yang Naik?
-
Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG
-
Gigabyte Resmi Rilis AORUS GeForce RTX 5080 INFINITY dan INFINITY WOOD, Punya Desain Premium
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan, Solusi Produktivitas Basic hingga Driver Ojek Online
-
GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031
-
Vivo X500 Pro Max Bocor! Kamera Sony LOFIC 50MP, Periskop 200MP Siap Gebrak Pasar
-
Samsung Beri Sinyal Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 Meluncur 22 Juli, Fold8 Ultra Ikut Debut?