Suara.com - Perang dagang China dan Amerika Serikat makin panas. Tiongkok tengah menyiapkan aturan baru yang akan memblokir penggunaan chip AMD dan Intel di komputer pemerintahan.
Tak hanya itu, peraturan ini juga bakal membatasi penggunaan sistem operasi Microsoft Windows hingga produk database asing lain, sebagaimana dilansir dari GSM Arena, Senin (29/3/2024).
Regulasi itu menyebut kalau semua lembaga di bawah Pemerintah China harus memiliki komputer dan server dengan perangkat keras (hardware) yang aman dan andal.
Adapun perangkat yang diizinkan para PNS China yakni komputer dengan prosesor dari Huawei atau Phytium, yang mana keduanya berasal dari China dan dilarang dipakai di AS.
Regulasi ini dinilai dapat memberikan efek signifikan pada kedua perusahaan chip itu. Sebab 27 persen dari total penjualan Intel senilai 53 miliar Dolar AS (Rp 836 triliun) terjadi di China.
Sementara AMD menyumbang 15 persen dari pendapatan 23 miliar Dolar AS di China, atau sekitar Rp 363 triliun. Hanya saja angka-angka ini belum termasuk informasi berapa jumlah chip yang sebenarnya dipakai di sektor pemerintahan China.
Aturan ini dipandang sebagai balasan China terhadap larangan AS. Sebab negara Joe Biden memblokir kerja sama perusahaan Tiongkok dengan AS, contohnya Nvidia yang dilarang menjual chip AI ke negara Tirai Bambu itu.
Sementara itu AS memang menjadi tuan rumah untuk perusahaan chip, bersama dengan Jepang dan Belanda. Namun perusahaan China seperti Huawei, Xiaomi, dan Oppo kini mulai mengembangkan prosesor sendiri.
Berita Terkait
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia U-20 vs China U-20: Welber Jardim Starter, Chow Yun Damanik di Bangku Cadangan
-
Prediksi Timnas Indonesia U-20 vs China di Laga Uji Coba: Preview, Skor, Live Streaming
-
Kejam! Balita Tewas Ditinggal Ibu Kandung yang Asyik Liburan 10 Hari
-
Prosesor Snapdragon 7+ Gen 3 Resmi, Bawa Fitur AI Generatif
-
Prabowo Diminta Hentikan Perang di Gaza Lewat Joe Biden, Bagaimana Caranya?
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 24 Januari 2026, Banjir Item Jujutsu Kaisen Gratis
-
Adu Chipset Dimensity 8450 vs Snapdragon 8 Gen 3: 'Jantungnya' HP Flagship, Mana Paling Gacor?
-
Oppo Reno 15 vs iPhone 15: Duel HP Kelas Menengah Premium, Siapa Juaranya?
-
30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 Januari 2026, Hadiah TOTY Siap Diklaim Gratis
-
Jangan Buru-buru Ganti Baterai! Ternyata Ini 5 Alasan Utama HP Sering Mati Mendadak
-
5 Tablet dengan Stylus Pen di Bawah Rp2 Juta untuk Anak Menggambar: Layar Nyaman Spek Mumpuni
-
7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Terbaik: Spek Tinggi dengan Baterai Badak
-
Grab Boyong UMKM Medan ke Panggung World Economic Forum 2026
-
Bocoran Harga Vivo V70 Series, Siap Masuk ke India dan Indonesia
-
AXIS Luncurkan Fitur Convert Pulsa: Ubah Rp1.000 Jadi Kuota Data!