Suara.com - Biznet Gio akhirnya buka suara usai heboh kasus kebocoran data pribadi pelanggannya di media sosial. Layanan cloud milik Biznet ini mengaku sudah melakukan investigasi baik internal maupun eksternal.
"Pada tanggal 25 Maret 2024, Biznet Gio menerima laporan mengenai informasi kebocoran data yang melibatkan informasi pelanggan kami. Tim keamanan Biznet Gio segera melakukan investigasi menyeluruh untuk segera mengambil tindakan," kata Biznet Gio usai dikonfirmasi Suara.com, Selasa (26/3/2024).
Biznet mengaku sudah bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut dugaan kebocoran data tersebut. Mereka memastikan bakal menindak tegas hacker pencurian data.
"Biznet Gio bersama dengan Biznet saat ini tengah menjalin kerja sama erat dengan otoritas Kepolisian Republik Indonesia untuk mengidentifikasi dan menindak tegas pihak-pihak yang diduga telah melakukan pencurian data," tuturnya.
Perusahaan mengklaim sudah mengambil langkah strategis untuk melindungi infrastruktur dan data pelanggan Biznet Gio. Mereka mengaku telah menerapkan langkah proaktif dalam mengamankan informasi sensitif.
Misalnya, Biznet sudah menerapkan autentikasi dua faktor (2FA) untuk menghalangi akses hacker. Selain itu, penguatan sistem dan infrastruktur layanan juga telah dilakukan melalui penilaian yang cermat dan pengambilan langkah-langkah pencegahan yang sesuai.
Biznet Go menegaskan kalau keamanan data pelanggan adalah prioritas utama mereka. Perusahaan turut berupaya untuk meningkatkan sistem serta infrastruktur layanannya.
Tak lupa Biznet Go minta maaf soal insiden kebocoran data yang viral di media sosial beberapa waktu belakangan. Mereka pun menyediakan layanan khusus pada pelanggan untuk mengamankan data.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Sebagai bentuk dedikasi terhadap keamanan data dan informasi pelanggan, Biznet Gio menyediakan hotline khusus tanpa dipungut biaya bagi pelanggan yang ingin mengamankan data krusial, melalui support@biznetgio.com," pungkasnya.
Baca Juga: Teror Kebocoran Data Terjadi Lagi, 154 Ribu Pengguna Biznet Gio Jadi Korban
Kebocoran data Biznet Gio
Kebocoran data Biznet ini diungkap oleh pakar keamanan siber sekaligus Founder Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto. Lewat akun Twitter atau X, ia mengatakan 154 ribu data pengguna Biznet Gio Cloud bocor.
"Setelah membocorkan lebih dari 380 ribu data pengguna Biznet Networks, sesuai dengan janjinya, kemarin pelaku telah membocorkan 154.091 data pengguna @BiznetGioCloud," tulis Teguh Aprianto dalam akun Twitter, dikutip Senin (25/3/2024).
Dalam foto yang diunggah Teguh, kebocoran data ini meliputi nama lengkap, email, saldo, password, alamat, NPWP, nomor HP, dan data lain milik pengguna Biznet Cloud.
Peretas alias hacker juga memberikan peringatan kedua untuk manajemen Biznet. Apabila mereka tidak menghapus kebijakan Fair Usage Policy (FUP), data pelanggan bakal dibocorkan lagi.
"Jika sebelum 7 April 2024 Biznet masih belum menghapus kebijakan FUP, pelaku akan mulai untuk membocorkan detail VM dari Biznet Gio, termasuk alamat IP, user, password, key pair dll," tulis Teguh.
Ini jadi kali kedua Biznet mengalami kebocoran data. Sebelumnya 380 ribu pelanggan Biznet diduga mengalami kebocoran data.
Berita Terkait
-
Teror Kebocoran Data Terjadi Lagi, 154 Ribu Pengguna Biznet Gio Jadi Korban
-
Turnamen Apex Legends Tingkat Internasional Terpaksa Ditunda Akibat Ulah Hacker
-
Kominfo Sudah Surati Biznet soal Kebocoran 380.000 Data Pelanggan
-
Biznet Siap Polisikan Karyawan yang Bocorkan Data Pribadi 380 Ribu Pelanggan
-
Karyawan Bocorkan 380 Ribu Data Pengguna, Biznet Komitmen Lakukan Investigasi
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Telkomsel Rombak Jajaran Direksi, Lionel Chng Resmi Jabat Direktur Marketing
-
Acer Predator & Nitro Generasi Baru Resmi Meluncur, Siap Libas Game AAA 2026
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 7 Januari: Klaim Item HRK, Katana, dan Mr Icy
-
29 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Januari: Ada 3 Pemain OVR hingga 115 dan Gems
-
4 HP Android Rp2-3 Jutaan Tanpa Iklan 2026, Lebih Nyaman Tanpa Gangguan
-
Acer Swift 16 Anyar Hadir di CES 2026: Laptop Tipis dengan GPU Gahar
-
7 HP Baterai 6000 mAh Termurah di 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Perbandingan Snapdragon 7 Gen 3 vs MediaTek Dimensity 7300, Duel Chipset Kelas Menengah
-
7 Rekomendasi HP Fast Charging 120W di 2026, Isi Daya Super Cepat Kurang dari 30 Menit
-
30 Kode Redeem MLBB Terbaru 7 Januari 2026, Ada Emote Sultan dan Recall Gratis