Suara.com - Google telah menghadirkan berbagai inovasi dengan teknologi AI Generatif yang dapat membantu menghemat waktu dalam mengerjakan tugas sehari-hari.
Mulai dari mempersonalisasi, menyempurnakan, hingga merumuskan aktivitas mengajar secara kreatif.
Namun, tidak semua guru memiliki keahlian menggunakan teknologi ini.
Baca Juga: Doodle Pemilihan Umum Indonesia 2024 Mejeng di Halaman Awal Google
Oleh karena itu, pakar AI Google bekerja sama dengan dengan MIT RAISE untuk menghadirkan pelatihan daring yang bisa diikuti guru secara gratis.
Pelatihan ini merupakan pembelajaran mandiri yang fleksibel, dan hanya memerlukan waktu 2 jam untuk menyelesaikannya.
Para guru yang mengikuti pelatihan ini akan belajar berbagai pengalaman praktis langsung dari guru lintas disiplin ilmu tentang bagaimana menggunakan teknologi AI Generatif sehari-hari.
Gemini, sebagai contoh, merupakan alat AI generatif yang digunakan dengan perintah percakapan.
Dengan kata lain, ketika meminta sesuatu pada alat AI, alat itu akan merespons permintaan kita.
Baca Juga: Google Phone Hadirkan Update Aneh, Hadirkan Suara Kentut dan Ketawa
Sepanjang pelatihan, guru diajak untuk menemukan strategi terbaik bekerja dengan alat AI.
Selain itu juga berlatih menggunakan alat tersebut untuk merencanakan dan memperbarui pelajaran, menyiapkan materi pengajaran, mengelola tugas administratif di belakang layar, dan lainnya.
Berita Terkait
-
Tes Kesetiaan Google Form Viral di Media Sosial, Ini Link dan Makna Skor Indikatornya
-
Tes Seberapa Lembut Kamu Google Form, Simak Tata Cara dan Linknya Berikut
-
Apple Gandeng Startup Perancis Demi iPhone 16, Diprediksi Memperkaya Teknologi AI Generatif
-
Link Google Form Seberapa Halu Kamu ke Gebetan, Crush Sampai Idola
-
Link Tes Ujian Player MLBB Terbaru, Cek Seberapa Pro di Mobile Legends
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Link Download Kumpulan Nada Dering Alarm Sahur dengan Suara Unik
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 28 Februari 2026: Banjir Skin SG2, Bundle Langka, hingga Diamond Gratis
-
Huawei Watch Ultimate 2 Segera Rilis di Indonesia: Selam 150 Meter dengan Fitur Pesan Bawah Laut
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
AI, Cloud, dan Data Center Terintegrasi Jadi Motor Ekosistem Digital Nasional 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp3 Jutaan dengan Skor AnTuTu Tertinggi
-
21 Kode Redeem FC Mobile Aktif 28 Februari 2026, Ada Paket Ramadan dan Ribuan Gems Gratis
-
Cara Pre Order Samsung Galaxy S26 Series 2026: Cicilan Rp600 Ribuan per Bulan, Nikmati Galaxy AI
-
Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM
-
SHECURE Digital Resmi Diluncurkan, Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Online