Suara.com - Ada alasan mengapa META Tank Jungler di Mobile Legends bisa berakhir. Sebagaimana diketahui, dalam dunia persaingan Mobile Legends yang kompetitif, tren META Tank Jungler telah menjadi strategi dominan bagi banyak tim.
Selama beberapa musim terakhir, terlihat banyak pergeseran META Mobile Legends yang semula adalah hero jungler assassin atau marksman menjadi jungler tank.
Bukan tanpa alasan, hero tank sebagai jungler dianggap lebih kuat dan lebih memiliki kontrol. Hal ini membuat mereka mampu melakukan ganking lebih awal berkat ketahanan HP yang tinggi.
Itulah mengapa belakangan ini ada tanda-tanda bahwa hero jungler assassin akan kembali populer dalam Mobile Legends menyusul pembaruan patch terkini.
Hal ini dikarenakan adanya peningkatan (buff) pada kemampuan semua karakter assassin. Akan tetapi, keuntungan tersebut sedikit terkikis karena terdapat nerf pada buff ungu yang berhubungan dengan energi atau mana yang bisa diperoleh.
Mengacu pada alasan ini, banyak yang yakin bahwa META tank jungler di Mobile Legends bisa segera berakhir. Namun tahukah kalian apa penyebabnya?
Ternyata Ini Penyebab META Tank Jungler di Mobile Legends Bisa Berakhir
Caster kenamaan Mobile Legends, KB memberikan beberapa penjelasan tentang hal tersebut dalam live streaming yang dia lakukan belum lama ini.
Menurutnya, hanya Moonton yang dapat mengubah tren META Tank Jungler. Banyak yang sudah memprediksi bahwa pembaruan patch terbaru tidak akan langsung meningkatkan popularitas assassin.
Baca Juga: 13 Hero Mobile Legends Terkuat di META Terbaru Setelah Update Besar, Dyrroth Terperosok Tak Masuk
Hal ini terutama karena ketiga jungler tank yang paling kuat saat ini, yaitu Fredrinn, Barats, dan Baxia, tidak mengalami nerf.
Sebaliknya, mereka mendapatkan peningkatan pada jumlah HP seperti yang diterima oleh semua hero tank. KB telah memperdebatkan hal-hal yang membuat META Mobile Legends berubah.
"Tank jungler kemungkinan akan menghilang jika true damage dari bonus monster bukan lagi berdasarkan total HP tetapi berdasarkan level," ungkap KB.
"Dulu, alasan utama mengapa META hyper carry mendominasi adalah karena adanya damage bonus dari penggunaan retribution ke monster berdasarkan total serangan. Jika kamu membeli banyak item damage, kamu akan lebih cepat dalam menjalani jungle, mengalahkan turtle, atau lord. Namun, mulai dari Season 9 berubah menjadi berdasarkan HP."
"Coba bayangkan jika berdasarkan level, assassin, fighter, dan marksman memiliki kecepatan serangan yang lebih tinggi di awal, maka mereka bisa menjadi lebih populer. Dan akan lebih seimbang jika ingin bermain tank jungler, artinya harus fokus pada early game dan memiliki setup yang lebih baik. Sama seperti fighter, assassin, dan marksman, farming di jungle juga harus lebih cepat," jelasnya.
Kesimpulan
Sesuai apa kata KB, kesimpulannya adalah bahwa hanya Moonton yang bisa mengubah META Mobile Legends. Hal ini karena diperlukan beberapa perubahan yang hanya bisa dilakukan oleh Moonton jika ingin META Tank Jungler berakhir, seperti mengubah bonus damage dari monster.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
-
13 Hero Mobile Legends Terkuat di META Terbaru Setelah Update Besar, Dyrroth Terperosok Tak Masuk
-
Benarkah Hero Assassin Jungler Mendominasi META Mobile Legends?
-
6 Hero Assassin Jungler Paling Kuat di META Mobile Legends, Tier SS Tembus Pertahanan Tank
-
4 Hero Mage Terkuat di META Mobile Legends April 2024, OP Jebol Pertahanan Tank
-
2 Hero Tank Jungler Terkuat di META Mobile Legends April 2024, Tabrak-tabrak Mage hingga Assassin
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan
-
5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma
-
Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless
-
Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi
-
CEO Muda x Intern Senior, Film Korea The Intern Tayang September di Bioskop
-
Jurnal Pagi: Sentuhan Sederhana yang Mengubah Literasi dan Karakter Siswa
-
Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko
-
Viral Tabrak Pemotor, Pengemudi Sedan di Pekanbaru Ternyata Positif Narkoba