Suara.com - Beberapa waktu belakangan viral informasi soal vaksin Covid-19 AstraZeneca yang menimbulkan efek samping berupa Sindrom Trombosis dengan Trombositopenia (TTS).
Efek samping vaksin AstraZeneca ini membuat penggunanya mengalami pembekuan darah serta trombosit darah rendah. Ini merupakan sindrom sangat langka.
AstraZeneca adalah salah satu merek vaksin Covid-19 yang dipakai di Indonesia. Selain itu ada pula contoh lain seperti Sinovac, Pfizer, Moderna, dan Sinopharm.
Mereka yang sudah melakukan vaksin Covid-19 bakal mendapatkan sertifikat lewat aplikasi SatuSehat, atau yang dulunya dikenal sebagai PeduliLindungi.
Berdasarkan penelusuran Suara.com, bergantinya platform dari PeduliLindungi ke SatuSehat membuat pengguna harus membuat akun baru. Namun saat dicoba, kalian bisa mendaftar dengan cara memasukkan nomor yang sebelumnya sudah dipakai.
Jadi kalian hanya tinggal melengkapi data seperti email atau nomor induk kependudukan (NIK) untuk membuat akun SatuSehat. Kalian juga perlu menambahkan PIN sebagai cara masuk (login) ke aplikasi.
Setelah buat akun, barulah kalian bisa mengecek sertifikat vaksin Covid-19 untuk memeriksa jenis vaksin yang digunakan. Bagi yang belum punya aplikasi SatuSehat, silakan unduh dulu lewat App Store (iPhone) maupun Google Play Store (Android).
Cara cek sertifikat vaksin Covid-19 di HP
- Buka aplikasi SatuSehat
- Ketuk opsi 'Fitur' di kolom bawah
- Pilih 'Vaksin dan Imunisasi'
- Klik 'Sertifikat Vaksin & Imunisasi'
- Buka 'Vaksin & Imunisasi Lainnya'
- Ketuk nama kalian yang ada di samping opsi 'Tambah sertifikat'
- Pilih salah satu sertifikat dan lihat jenis vaksinnya
Sertifikat itu akan menampilkan jenis vaksin, misalnya CoronaVac yang berarti adalah vaksin Sinovac.
Penjelasan Menkes
Sementara itu Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan kalau efek samping vaksin AstraZeneca ini sudah ada sejak lama. Namun, dampak yang diberikan dari vaksin AstraZeneca ini tidak terlalu besar.
Baca Juga: Harta Kakek 60 Tahun Nikahi Gadis 19 Tahun: Mahar Rp130 Juta dan Punya 6 Toko Emas
“Itu sudah lama teridentifikasi dan sudah dilakukan riset juga oleh AstraZeneca, ada memang dampak-dampaknya soal vaksin itu, tapi dampaknya itu minimal sekali Itu sudah lama risetnya,” ucap Budi saat diwawancarai, Kamis (2/5/2024).
Meski demikian, hingga saat ini masalah TTS sendiri belum ada laporan dari Indonesia Technical Advisory Group of Immunization (ITAGI) di Indonesia. Namun, Budi menuturkan, jika ada kasus alami TTS, tenaga kesehatan akan segera menanganinya sehingga dampaknya tidak parah.
“Sekarang tinggal kita lihat apabila dampaknya terjadi (di Indonesia), itu harus ditangani. Tapi sampai sekarang sih dari laporan ITAGI belum ada dampak itu,” jelas Budi.
Berita Terkait
-
Harta Kakek 60 Tahun Nikahi Gadis 19 Tahun: Mahar Rp130 Juta dan Punya 6 Toko Emas
-
Wajah Bahagia Duda 60 Tahun Nikahi Mahasiswi 19 Tahun, Ekspresi Amelia Sri Jadi Sorotan
-
Viral Kamaruddin Simanjuntak 'Tegang Urat' dengan Pecatan Polisi Pembacok Warga di Deli Serdang
-
Siapa Attaubah Mufid? Suami Dokter Reza Gladys yang Dikirim Karyawan Foto Tak Senonoh
-
Masih Pakai Selang Oksigen saat Bekerja Antarkan Penumpang, Perjuangan Bapak-bapak Ini Bikin Haru
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
-
5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race
-
Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026
-
Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim
-
Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'
-
DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif