Suara.com - Berikut adalah informasi yang perlu Anda tahu tentang Transsion Holdings yang merupakan induk perusahaan Infinix, Tecno dan Itel di seluruh dunia.
Hampir satu dekade lalu, Xiaomi, Oppo, dan Vivo menjadi tiga penguasa pasar gadget kelas menengah. Akan tetapi kemudian muncul Realme berhasil menyamai kesuksesan ketiganya.
Padahal jika dilihat, usia Realme baru seumur jagung. Tapi kalau dilihat saat ini, ada lagi sebuah perusahaan yang siap menyaingi keempat brand tersebut.
Perusahaan tersebut bernama Transsion Holdings yang mengusung merek Infinix, Tecno dan Itel. Ya, Infinix memang sedang naik daun saat ini.
Anda bisa menemukan berbagai seri smartphone mulai dari Rp1 juta sampai Rp5 jutaan dengan spesifikasi bersaing. Namun yang jadi pertanyaan, siapakah Transsion Holdings ini?
Mengenal Transsion Holdings Induk Perusahaan Infinix, Tecno dan Itel
Shenzhen Transsion Holdings Co Ltd adalah perusahaan yang berbasis di Tiongkok yang terutama bergerak dalam desain, penelitian, pengembangan, produksi, penjualan, dan pengoperasian merek terminal pintar dengan ponsel sebagai intinya.
Produk utama Perseroan adalah smartphone merek TECNO, itel dan Infinix, termasuk feature phone dan smartphone.
Perusahaan mendistribusikan produknya ke negara-negara emerging market global di Afrika, Asia Selatan, Asia Tenggara, Timur Tengah dan Amerika Selatan.
Baca Juga: Daftar Harga HP Oppo Mei 2024, Terbaru Mulai dari Rp 1 Jutaan
Hingga saat ini, telepon seluler adalah produk intinya, akan tetapi, mereka juga menawarkan layanan Internet seluler berdasarkan sistem operasi yang dikembangkan sendiri.
Portofolio merek Transsion Holdings terdiri dari merek smartphone terkemuka di pasar negara berkembang, termasuk TECNO, itel dan Infinix, serta Carlcare untuk layanan purna jual, oraimo untuk aksesori pintar, dan Syinix untuk peralatan rumah tangga.
Perkembangan penjualan perusahaan Transsion Holdings
Setelah bertahun-tahun melakukan ekspansi, perusahaan ini telah menjadi pemain terkemuka dalam industri seluler di pasar negara berkembang global. Pada tahun 2022, Transsion Holdings menjual 156 juta smartphone secara global.
Sambil mempertahankan posisi terdepannya di pasar Afrika, Transsion Holdings telah mencapai pertumbuhan yang kuat di pasar-pasar baru.
Menurut Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker IDC, Transsion Holdings berada di peringkat No. 3 di pasar smartphone global pada H1 2023 dengan pangsa pasar 13,9%, dan peringkat No. 6 di pasar ponsel pintar global dengan pangsa pasar 7,6%.
Berita Terkait
-
Daftar Harga HP Oppo Mei 2024, Terbaru Mulai dari Rp 1 Jutaan
-
Daftar Harga HP Vivo Mei 2024 Terbaru, Mulai Rp 1 Jutaan
-
Daftar Harga HP Samsung Mei 2024, Galaxy S24 Makin Murah?
-
Daftar Harga HP Xiaomi Mei 2024 Terbaru Lengkap Redmi hingga POCO
-
Daftar Harga HP Tecno April 2024, Murah Bisa Dibeli Pakai Uang THR
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan