Suara.com - Usai melewati proses panjang, penjualan Lenovo dan Motorola resmi dilarang di Jerman. Keputusan ini telah ditetapkan secara resmi oleh pengadilan Jerman setelah sidang panjang dilakukan.
Sebelumnya, Lenovo dan InterDigital terlibat dalam perselisihan hukum terkait paten modul WWAN. Modul-modul ini berkaitan dengan koneksi seluler nirkabel di HP dan beberapa portabel lainnya.
Dilansir dari GSM Arena, putusan pengadilan Jerman ini menyebut bahwa seluruh perangkat yang mendukung konektivitas GSM, UMTS, LTE dan 5G dari Lenowo dan Motorola tidak akan diizinkan di pasar Jerman.
Sesuai laporan sebelumnya, InterDigital telah memberikan lisensi penggunaan modul WWAN kepada Lenovo dan Motorola. Modul WWAN yang diberikan ini berkaitan dengan konektivitas internet perangkat.
Konflik ini lalu bermula ketika InterDigital merasa bahwa Lenovo dan Motorola tidak memberikan bayaran sepadan dari kerjasama yang dilakukan oleh kedua perusahaan tersebut.
Setelah berbagai gugatan yang diberikan, akhirnya kasus ini mendapat titik cerah usai ditangani oleh pengadilan Jerman. Alhasil, seluruh perangkat Lenovo dan Motorola dilarang keras untuk dijual di negara tersebut.
Perangkat-perangkat ini termasuk tablet, laptop yang terhubung dengan jaringan GSM, UMTS, LTE dan 5G. Di sisi lain, InterDigital diketahui melakukan gugatan serupa di beberapa negara lainnya untuk Lenovo dan Motorola. Sayangnya, masih belum ada titik cerah dari konflik panas ini.
Berita Terkait
-
4 Beasiswa S2 Luar Negeri yang Jarang Dilirik, Tapi Tunjangannya Bukan kaleng-kaleng!
-
Viral Bule Jerman Unggah Video Pembelaan, Polda Bali : Dia Mencekik Karyawan Villa
-
Batal Balik ke Bayern, Julian Nagelsmann Resmi Perpanjang Kontrak dengan Timnas Jerman
-
Adab Bunda Corla saat Bertemu Ridwan Kamil Jadi Gunjingan: Pak RK Kelihatan Nggak Nyaman
-
Akankah Tesla Tinggalkan Pasar Amerika? Fokus Baru di Asia dan Eropa
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Hazelight Umumkan Rekor Penjualan: Split Fiction Laku 7 Juta Kopi, It Takes Two 30 Juta
-
8 HP Midrange Murah Kamera Bagus dengan Fitur Tahan Air, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
GTA 6 Online Diprediksi Rilis Lebih Cepat, Ada Peningkatan Gameplay
-
Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 April 2026: Raih M1014 Undersea dan Mobil Amfibi
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 April 2026: Klaim FC Points, Gems, dan Pack Liga Champions
-
HP Murah Infinix Hot 70 Muncul di Google Play Console, Usung Memori Lega
-
5 Rekomendasi Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan, Baterai Awet dan Cocok untuk Belajar
-
7 HP Rp2 Jutaan Kamera 108MP dengan Stabilizer, Hasil Jepretan Jernih Mirip iPhone