Suara.com - Elon Musk baru saja meresmikan peluncuran internet Starlink ke Indonesia. Namun ia berencana untuk menaikkan harga paket internet berbasis satelit tersebut.
Adapun paket internet satelit Starlink yang harganya naik ini dinamakan Mobile Global, sesuai laporan Gizchina, Minggu (19/5/2024).
Mulanya paket Mobile Global itu hanya 200 Dolar AS atau Rp 3,1 juta per bulan. Namun harganya akan naik menjadi dua kali lipat hingga 400 Dolar AS atau Rp 6,3 juta.
Perubahan ini berlaku untuk para pengguna baru internet Starlink. Sedangkan untuk pengguna lama, kenaikan harga akan dimulai pada 16 Agustus 2024.
Namun ini hanya berlaku untuk paket Mobile Global saja. Apabila kalian sudah menggunakan paket lain, itu tidak berlaku.
Apa itu paket Global Mobile Starlink?
Starlink adalah layanan internet berbasis satelit yang terbagi dalam dua kategori utama. Pertama yakni adalah paket untuk lokasi tetap layaknya Wifi Indihome, sedangkan kedua adalah roaming yang dirancang untuk pengguna yang suka bepergian.
Starlink kemudian membagi lagi menjadi opsi dengan data standar atau prioritas.
Nah paket Global Mobile ini adalah paket roaming yang ditujukan untuk penggunaan internasional. Paket tersebut menawarkan pengguna data internet standar tanpa batas yang memungkinkan mereka untuk tetap terhubung di mana saja di seluruh dunia.
Baca Juga: Elon Musk Resmi Luncurkan Internet Starlink di Indonesia
Hingga saat ini paket tersebut dibanderol dengan harga 200 Dolar AS per bulan. Namun dengan rencana kenaikan harga, itu bakal berubah di kemudian hari.
Sayangnya Starlink masih bungkam soal alasan kenaikan harga paket internet tersebut. Mereka belum memberikan penjelasan apapun terkait kenaikan, besaran, atau berefek pada paket lain.
Elon Musk resmikan Starlink di Indonesia
Pemilik X sekaligus Tesla, Elon Musk akhirnya resmi meluncurkan layanan internet Starlink ke Indonesia. Pengumuman ini dia sampaikan saat mengunjungi acara World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.
"Merasa terhormat meluncurkan @Starlink di Indonesia!" cuit Elon Musk lewat akun X alias Twitter, dikutip Minggu (19/5/2024).
Diketahui Starlink adalah layanan internet berbasis satelit yang dimiliki perusahaan antariksa SpaceX, yang juga dimiliki Elon Musk. Peresmian layanan satelit Starlink dilakukan di salah satu Puskesmas yang berlokasi di Denpasar, Bali.
Berita Terkait
-
Elon Musk Resmi Luncurkan Internet Starlink di Indonesia
-
Riset: Internet Telkomsel Sumbang 1,6% PDB Indonesia di 2023
-
Masuk Indonesia, Starlink Sasar Segmen Enterprise
-
Resmi Masuk Indonesia, Starlink Diklaim Bayar Pajak Sesuai Aturan
-
Cara Langganan dan Biaya Internet Starlink di Indonesia Pakai Perangkat VSAT
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara