Suara.com - Qualcomm Technologies, Inc. mengumumkan peluncuran Snapdragon Dev Kit untuk Windows.
Sebuah sistem komputasi ringkas (mini PC) yang dibekali oleh Snapdragon X Elite.
Mini PC ini didesain secara khusus untuk para pengembang menciptakan atau mengoptimalkan aplikasi dan pengalaman PC AI generasi berikutnya.
Seiring banyaknya laptop bertenaga Snapdragon X Series yang akan dirilis ke pasar, para pengembang dapat mengakses berbagai teknologi mutakhir dengan dukungan platform Snapdragon X Elite.
Dev Kit ini memudahkan para pengembang menyesuaikan dan mengkompilasi ulang seluruh aplikasi bawaan, sehingga dapat memberikan pengalaman terbaik bagi para pengguna PC.
Snapdragon Dev kit untuk Windows ini dilengkapi dengan prosesor Snapdragon X Elite Developer
Edition dengan kecepatan kinerja yang telah ditingkatkan.
Selain itu, serangkaian port dan desain yang dirancang kompatibel dengan sistem multi-monitor.
"Kami sangat antusias dengan peluncuran Snapdragon Dev Kit untuk Windows 11," ujar Pavan Davuluri, Corporate Vice President, Windows + Devices, Microsoft dalam keterangan resminya, Kamis (23/5/2024).
Melalui kehadiran Snapdragon X Elite SoC yang dibuat khusus untuk pengembang, dia menambahkan, lengkap dengan 45 TOPS NPU, serta desain fisik yang mudah dirakit, perangkat ini dirancang sebagai dev box harian para pengembang yang mampu memberikan performa maksimal dan fleksibilitas yang diperlukan.
Baca Juga: Samsung Khianati Exynos? Galaxy Z Fold dan Flip 6 Pilih Snapdragon Lagi!
"Snapdragon Dev Kit untuk Windows ini dirancang khusus untuk mempercepat penerapan aplikasi
AI di perangkat PC generasi berikutnya," ujar Kedar Kondap, Vice President Senior dan General Manager of Computer and Gaming, Qualcomm Technologies, Inc.
Dia menambahkan, sistem ini memberikan akses kepada para pengembang untuk menggunakan CPU Qualcomm OryonTM dan 45 TOPS NPU yang canggih.
"Sehingga mereka dapat menciptakan aplikasi berbasis AI terbaik di masa depan," katanya.
Snapdragon Dev Kit untuk Windows tersedia untuk pre-order dan segera siap dipasarkan secara luas pada 18 Juni 2024 mendatang dengan harga 899.99 Dolar AS atau sekitar Rp14,44 juta.
Berita Terkait
-
Samsung Galaxy Book 4 Edge Lolos Sertifikasi, Usung Chipset Qualcomm
-
Usai Kacamata, Bos Facebook Mau Bikin Headset Canggih dengan Kamera AI
-
DomaiNesia Hadirkan Wawasan AI di Acara Digital Day DomaiNesia-Navigating the Future: AI Trends and Digital Marketing
-
Cara Menghapus AI dari Google Search
-
Usung Chipset Snapdragon 6 Gen 1, Segini Skor AnTuTu iQOO Z9x
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?