Suara.com - Beberapa cahaya misterius yang terekam di langit Jepang langsung viral menjadi perbincangan. Netizen menjulukinya sebagai '9 pilar cahaya' yang unik.
Penampakan yang diunggah oleh salah satu warga Jepang lantas viral di berbagai fanspage dan forum online internasional. Sebagian dari mereka mengira bahwa itu mungkin saja 'alien'. Tak sedikit yang menyeletuk bahwa hal tersebut mirip dengan Isekai.
Itu merupakan istilah subaliran anime atau novel ringan yang menceritakan tentang seseorang yang berpindah ke dunia lain melalui portal atau cara khusus. Ternyata terdapat penjelasan ilmiah mengapa terdapat penampakan '9 pilar cahaya' di langit Jepang.
Awal Mula Kehebohan
Foto mengenai cahaya misterius di Jepang awalnya diunggah oleh akun X milik @maashii_taiyo. "Secercah cahaya terlihat di langit sekitar Pelabuhan Mikuriya di Kota Daisen, Tottori sekitar jam 10 malam hari ini," tulis @maashii_taiyo.
Postingan tersebut dibagikan pada 11 Mei 2024. Penampakan 9 pilar cahaya yang terekam di langit lantas viral usai memperoleh lebih dari 12 ribu Repost. Selain itu, utas tentang cahaya misterius ini ditonton lebih dari 12 juta kali.
"Ini semua rencana Aizen," tulis akun @mh**db*qis.
"Sekarang aku percaya fenomena di Isekai bisa menjadi nyata," komentar @ta**ra*a.
"Wow (emoticon terkejut). Apakah ini semua akan berakhir? Persiapkan dirimu kawan, invasi alien segera datang," tulis @a***ni*asu.
Baca Juga: Viral Pria Berpenampilan Lusuh Bawa Uang Pakai Kantong Kresek Beli Mobil Cash: Hasil Nabung 14 Tahun
Penjelasan Ilmiah Pilar Cahaya di Jepang
Pilar cahaya seperti ini juga pernah viral pada 2015 lalu. Fenomena tersebut dijuluki sebagai 'Isaribi Kochu' atau 'Pilar Cahaya yang Menarik Ikan'.
Itu termasuk fenomena langka yang biasanya hanya terjadi di dekat kota pesisir Jepang. Japan Today mencatat bahwa staf mercusuar di Jepang (yang biasanya memiliki posisi ideal untuk mengamati peristiwa ini) hanya menyaksikannya setahun sekali.
Light Pillar atau Pilar Cahaya adalah fenomena optik di atmosfer. Dikutip dari Unilad, kondisi itu tercipta saat suhu pada malam hari turun cukup rendah.
Ini membuat kristal es terbentuk di udara jauh di atas kapal. Ketika kondisinya tepat untuk menghasilkan kristal yang cukup besar namun tidak ada curah hujan, cahaya dari perahu nelayan memantulkan kristal tersebut dan bersinar cukup terang untuk dilihat dari dekat pantai.
Berita Terkait
-
Klarifikasi Zoe Levana di Kantor Polisi: Pakai Kacamata Hitam hingga Sarung Tangan
-
Usai Samsung, Giliran Xiaomi Contek Iklan Viral iPad Pro 2024 Apple
-
Viral Pria Paruh Baya Kaget Testisya Hilang Usai Operasi: Saya Gak Tahu, Pulang Sudah Gak Ada
-
Onigiri yang Dibuat dengan Ketiak Berkeringat Sedang Viral di Jepang, Berani Coba?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan