Suara.com - Tim yang tertekan secara terus menerus kadang mampu membalikkan keadaan pada menit akhir di game MOBA. Berikut terdapat deretan hero Epic Comeback terbaik di Mobile Legends Season 32.
Sebagai informasi, Epic Comeback merupakan salah satu istilah yang kerap muncul pada akhir permainan. Player memperoleh Epic Comeback apabila mereka mampu membalikkan keadaan meski poin kill tertinggal jauh di awal permainan.
Istilah tersebut kerap melegakan dan menimbulkan kebanggaan tersendiri. Daftar di bawah merupakan hero yang sebenarnya biasa saja di menit awal.
Meski begitu, mereka menghasilkan damage pedih di late-game sehingga tak jarang menghadirkan Epic Comeback.
Perlu diketahui, pemain Mobile Legends terkadang hanya perlu membutuhkan satu serangan efektif untuk mengunci kemenangan di menit akhir. Berikut 7 hero Epic Comeback terbaik di Mobile Legends Season 32:
1. Harith
Harith cukup fleksibel karena hero ini bisa ditempatkan di Jungle, Mid Lane, Gold Lane, bahkan terkadang EXP Lane.
Hero imut tersebut menghasilkan Damage pedih apabila empat core item miliknya sudah jadi. Jess No Limit menjuluki Harith sebagai hero terkuat di Season 32.
Harith terkenal merepotkan karena memiliki spam Basic Attack yang menyakitkan. Usai mengaktifkan Ultimate dan skill dua, Harith bisa menghasilkan Basic Attack pedih berkali-kali.
Baca Juga: Spesifikasi PC Fallout 4, Upgrade Grafis Next Gen Makin Berat?
Tak heran apabila Win Rate hero ini mencapai 54 persen di Mythic. Harith merupakan satu dari sedikit Mage yang mampu membalikkan keadaan saat menit-menit akhir.
2. Moskov
Mirip dengan Harith, Moskov juga mempunyai Basic Attack merepotkan. Bedanya, Basic Attack Moskov auto pedih setelah ia mengaktifkan skill satu.
Meski biasa saja di menit awal, Moskov dapat menghasilkan damage besar di late-game. Trio item Attack Speed membantu Moskov menggila pada menit akhir. Selain skill blink, Moskov juga mampu teleport apabila tombak mengenai hero lawan dari jauh.
3. Masha
Masha masuk dalam 10 besar hero dengan Win Rate tertinggi di Mythic. Ia serba bisa karena mampu menghancurkan turret dengan cepat, memiliki HP tebal, dan serangan menyakitkan.
Sama seperti Season 31, Masha merupakan salah satu andalan player Mythical Glory. Berkat WR tinggi, Jess No Limit menjuluki Masha sebagai hero anti Dark System. Perubahan skill memungkinkan Masha bertambah tangguh jika mengantongi item Attack.
Ini memungkinkan Masha dapat di-build full damage untuk menghasilkan trade-kill ketika menjadi Roamer. Masha sangat fleksibel karena bisa diplot sebagai EXP Lane dan Roamer.
4. Fredrinn
Kombinasi Fredrinn dan hero Healer kerap membalikkan keadaan di late-game. Fredrinn sendiri merupakan salah satu hero tier SS dengan Physical Attack tertinggi pada Season 32.
Ia dapat bertarung di lini depan sembari memantulkan damage kembali ke arah lawan. Skill pasif memungkinkan Fredrinn bertahan lama saat team fight.
5. Natan
Mirip dengan Moskov, Natan adalah hero yang sangat sakit di late-game. Adanya Nerf pada item Magical Defense membuat Natan diuntungkan saat core itemnya terkumpul.
Meski kurang lincah, Natan dapat menghasilkan Magic Damage sekaligus Attack Speed merepotkan. Hero Tank dan Fighter bak kerupuk apabila melawan Natan di menit 15 ke atas. Meski tertinggal jumlah poin, Natan tak jarang menghasilkan Epic Comeback pada menit akhir.
6. Freya
Freya cukup unik mengingat hero ini bisa diplot sebagai EXP Laner, Jungler, dan Gold Laner. Player Mythical Glory bahkan sering menghasilkan kemenangan menggunakan Freya Gold Laner.
Kecepatan Basic Attack tinggi memungkinkan Freya mampu mengimbangi bahkan mengungguli Marksman.
Adanya efek Splash dan CC dapat membantu Freya untuk merusak formasi lawan. Hero ini bisa meratakan empat hero sekaligus jika digunakan oleh player jago di late-game.
7. Faramis
Faramis termasuk hero favorit player Mythical Glory dan pemain MPL. Hero ini mampu memberikan damage tinggi apabila unit yang bertarung di bawahnya memiliki jumlah yang banyak.
Hal tersebut sangat menguntungkan karena Faramis dapat menumbangkan gerombolan musuh. Cult Altar miliknya juga menawarkan 'nyawa tambahan' sehingga rekan setim terbantu. Apabila timing Cult Altar pas, Faramis dijamin mampu membalikkan keadaan di late-game.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Poster Resmi Motorola Edge 70 Fusion Ungkap Fitur Kamera Sony Terbaru
-
68 Kode Redeem FF Terbaru Update 23 Februari, Sikat 90 Diamond dan Skin Panther!
-
Nintendo Switch Disita, Viral Bocah 11 Tahun Tembak dan Bunuh Sang Ayah
-
5 Rekomendasi HP yang Ada Foto Live Terbaik, Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Vivo Layar Besar dengan Panel Tajam dan Refresh Rate Tinggi
-
Video Unboxing Samsung Galaxy S26 Ultra Muncul: Fitur Kamera dan Skor AnTuTu Terungkap
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Note 60 Pro, HP Midrange dengan Matrix Display
-
Kebangkitan Rayman Dimulai, Ubisoft Janjikan Game Baru Setelah Edisi Ulang Tahun
-
Adu HP Kelas Premium: Xiaomi 17 Pro Max Sanggup Bikin iPhone 17 Pro Max Ketar-Ketir?
-
Bocoran Vivo V70 FE: Kamera 200MP, Baterai 7000mAh, Update 6 Tahun, Rilis 28 Februari?