Suara.com - Martis merupakan hero dengan efek skill serta Ultimate merepotkan. Berikut terdapat penjelasan mengenai cara counter Martis di Mobile Legends.
Berdasarkan statitistik in-game, Martis merupakan adalah salah satu hero populer di Land of Dawn. Terkait META Season 32, hero ini memang tak masuk ke dalam tier SS. Ia hanya tergolong sebagai tier A di role Jungler.
Meski begitu, Martis auto mematikan di tangan player yang jago. Skill dua (Mortal Coil) milik Martis yang anti CC cukup berbahaya saat war. Ultimate yang menghasilkan True Damage juga menguntungkan user Martis.
Bagi player dengan mekanik tinggi, Martis sangat berguna untuk memorak-porandakan lawan. Martis memang kuat dalam kondisi 1 vs 1, namun ia juga mempunyai sejumlah kelemahan.
Hero dengan skill capit ini termasuk lemah apabila terkena efek CC seperti Supress dan Stun. Selain itu, Martis juga kewalahan menghadapi hero anti-Blink. Berikut deretan cara counter Martis di Mobile Legends:
1. Hindari Solo
Mengingat Martis sangat kuat dalam "By One", kalian sebaiknya tidak bermain Solo jika Martis sudah menghilang di Lane. Saat ia hilang dari radar, hero Marksman dan Mage wajib waspada karena mereka dapat menjadi sasaran empuk.
Usahakan agar kita menjaga jarak serta berlindung di belakang Support dan Tank. Kalian bisa mengajak hero dengan efek CC untuk melakukan Ganking terhadap Martis.
2. Pick Hero Counter
Baca Juga: Sering Dianggap Remeh, 3 Hero Fighter Ini Kerap Menang di Mythical Glory MLBB
Seperti yang disebutkan sebelumnya, Martis sangat lemah terhadap efek CC. Hero Suppress seperti Franco, Kaja, dan Akai bakal menjadi mimpi buruk bagi Martis.
Pastikan bahwa Martis tak mengaktifkan Mortal Coil saat kita akan memberikan efek CC. Tanda bahwa Mortal Coil sudah tak aktif adalah ia tak lagi berubah warna.
Hero anti-Blink yang dapat menghabisi Martis yaitu Minsitthar, Khufra, dan Phoveus. Selain itu, Diggie dan Nana juga sangat efektif untuk mencegah Martis dalam melakukan inisiasi. Ultimate Martis tak akan berguna jika hero ini terkena zoning.
3. Beli Item Counter
Item seperti Wind of Nature dan Winter Truncheon masing-masing wajib dibeli oleh Marksman dan Mage. Para Tank dan Fighter sangat dianjurkan membeli item Defense berupa Antique Cuirass.
Apabila Martis bertambah ganas, mereka dapat memilih Twilight Armor sebagai tambahan di late-game. Sebagai informasi, Martis memberikan damage berbasis skill sehingga Antique Cuirass sangat berguna. Beberapa hero tipe Magic bisa membeli Thunder Belt untuk memperlambat gerak Martis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?