Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi menjawab pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan soal internet Starlink milik Elon Musk.
Diketahui Luhut blak-blakan kalau kemunculan Starlink yang berbasis satelit itu bisa menggantikan layanan telekomunikasi lain seperti base transceiver station (BTS).
"Coba kalau kita lihat kemarin ini, BTS-BTS itu, sekarang enggak perlu ada BTS-BTS, kan sudah ada starlink?" timpal Luhut dalam acara bertajuk Ngobrol Seru: Ngobrol yang Paten-paten Aja Bareng Menko Marves yang disiarkan di YouTube, dikutip Kamis (6/6/2024).
Menanggapi itu, Menkominfo menilai kalau teknologi komunikasi berbasis satelit maupun BTS justru harus saling melengkapi.
"Jangan dikomentari, teknologi kan saling melengkapi," kata Budi Arie saat Rapat Kerja Kemenkominfo dan Komisi I DPR RI yang disiarkan secara virtual, Senin (10/6/2024).
Budi Arie menerangkan kalau saat ini infrastruktur telekomunikasi di Indonesia mencakup tiga jenis yakni wireless atau menara BTS, fixed broadband atau kabel fiber optik, dan terakhir satelit.
Tiga teknologi itu, lanjutnya, justru harus saling melengkapi. Ia menjelaskan kalau Indonesia tidak bisa menggunakan satu teknologi saja, sedangkan infrastruktur lainnya ditinggalkan.
"Nah ini konvergen sebenarnya, nanti saling melengkapi. Bukan ini dipakai ini enggak," timpal dia.
Budi Arie mencontohkan, infrastruktur satelit seperti Starlink lebih cocok di wilayah tertentu seperti 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Sedangkan wilayah perkotaan lebih cocok dengan infrastruktur kabel alias fixed broadband.
Baca Juga: Menkominfo Ultimatum Elon Musk Usai Legalkan Konten Pornografi, Ancam Blokir X
"Enggak mungkin satelit bisa menang di kota, soal kecepatan," lanjutnya.
Menkominfo turut mengungkap soal kelemahan Starlink yang berbasis satelit itu. Menurutnya, satelit bermasalah ketika posisi Bumi, Matahari, dan Bulan sejajar, di mana fenomena ini terjadi selama delapan hari dalam setahun.
Sedangkan kelemahan fixed broadband, lanjut Budi, yakni investasinya tergolong mahal.
"Karena Indonesia ini negara yang sangat unik, geografis, sehingga enggak satu doang teknologi. Kita harus konvergen," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Menkominfo Ultimatum Elon Musk Usai Legalkan Konten Pornografi, Ancam Blokir X
-
Starlink Elon Musk Jadi Ancaman Telkomsel dkk, Menkominfo Budi Arie Balas DPR: Gak Usah Khawatir!
-
Starlink Elon Musk Dicap Bunuh Industri Telekomunikasi RI, Nurul Arifin Cecar Budi Arie di DPR: Kominfo Pro Siapa?
-
Kominfo Mau Blokir X Buntut Izinkan Konten Pornografi, Akan Surati Elon Musk
-
Luhut Binsar Panjaitan Bandingkan Internet Lokal dan Starlink, Netizen: Masa Disuruh Bersaing Sama Elon Musk?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud