Suara.com - Google Maps memungkinkan pengguna untuk mengedit lokasi dan menambahkan label di platformnya. Berikut terdapat penjelasan terkait cara mengedit nama lokasi di Google Maps.
Sebagai informasi, Google Maps telah digunakan oleh lebih dari 1 miliar pengguna pada 2020 lalu. Pengguna Google Maps semakin bertambah dengan larisnya smartphone Android.
Google Maps sendiri merupakan platform pemetaan web yang dikembangkan oleh Google. Aplikasi ini menawarkan citra satelit, foto udara, kondisi lalu lintas real time, dan tampilan panorama interaktif 360 derajat dari Street View. Berikut cara mengedit nama lokasi di Google Maps melalui smartphone Android:
- Klik tempat di Google Maps yang akan diubah namanya.
- Pengguna akan menemukan beberapa opsi seperti Rute, Mulai, Simpan, Bagikan, Posting, dan Edit.
- Klik Edit.
- Pilih opsi paling atas (nama tempat yang akan diubah).
- Pada menu Edit Informasi, kalian bisa mengubah nama lokasi.
- Klik kirim.
- Google akan memberi notifikasi ke email apabila pengeditan diterima oleh mereka.
Sebagai catatan, postingan dapat muncul secara publik dengan nama profil, foto, atau link ke profil Anda. Selain itu, postingan juga harus mematuhi kebijakan Google.
Konten yang sengaja dipalsukan, foto yang disalin, ulasan di luar topik, bahaya yang memfitnah, atau serangan pribadi merupakan beberapa hal yang melanggar kebijakan Google.
Dengan memanfaatkan fitur Pin, pengguna juga dapat menambahkan label di Google Maps. Label tersebut bisa diberi nama sehingga pengguna Google Maps lain dapat mengetahui informasi khusus pada Google Maps.
Berikut cara menambah label di Google Maps melalui HP Android:
- Arahkan Pin (tanda merah) di dekat jalan pada Google Maps.
- Usai terdapat notifikasi 'Pin Dipasang', klik Tambahkan Label.
- Masukkan informasi ke dalam label. Pengguna juga dapat memasukkan kategori Label seperti Kantor, Sekolah, dan Gym.
- Klik enter.
Itulah tadi penjelasan mengenai cara mengedit nama lokasi di Google Maps, langkahnya mudah bukan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan