Suara.com - Pakar keamanan siber di McAfee mengidentifikasi 13 aplikasi berbahaya baru di Google Play Store.
Aplikasi berbahaya ini menimbulkan risiko privasi dan keamanan yang serius bagi pengguna Android.
Aplikasi malware Android ini, yang menyamar sebagai alat dan utilitas berguna, mendapatkan izin aksesibilitas yang memungkinkan aplikasi tersebut berkomunikasi dengan server berbahaya tanpa sepengetahuan pengguna.
Peretasan ini dapat menyebabkan akses tidak sah ke informasi sensitif dan tindakan yang berpotensi membahayakan pada perangkat Android kamu.
Dilansir dari laman Gizchina, Selasa (18/6/2024), berikut daftar 13 aplikasi malware Android berbahaya yang harus segera dihapus:
- Horoskop Esensial untuk Android: Berkedok menyediakan pembacaan horoskop, mengakses informasi sensitif tanpa izin.
- Editor Skin 3D untuk PE Minecraft: Ditargetkan untuk para gamer, aplikasi ini berisi kode berbahaya yang membahayakan data pengguna.
- Logo Maker Pro: Menjanjikan pembuatan logo profesional, aplikasi ini mengirimkan data ke server jahat.
- Auto Click Repeater: Dirancang untuk mengotomatiskan tugas yang berulang, aplikasi ini melakukan transmisi data yang tidak sah.
- Kalkulator Hitung Kalori Mudah: Penghitung kalori yang tampaknya tidak berbahaya, mengumpulkan data pengguna secara diam-diam.
- Sound Volume Extender: Aplikasi ini diklaim dapat meningkatkan volume suara sekaligus membahayakan keamanan perangkat.
- LetterLink: Menyamar sebagai alat produktivitas, aplikasi ini terlibat dalam aktivitas jahat di balik layar.
- Numerologi: Horoskop Pribadi & Prediksi Angka: Aplikasi horoskop lain yang menyedot data sensitif pengguna.
- Step Keeper: Pedometer Mudah: Dipasarkan sebagai pelacak kebugaran, ini merupakan ancaman keamanan.
- Lacak Tidur Anda: Alih-alih melacak pola tidur, aplikasi ini melacak data pengguna dan mengirimkannya ke server yang tidak sah.
- Penguat Volume Suara: Mirip dengan Penguat Volume Suara, aplikasi ini juga membahayakan keamanan perangkat dengan dalih meningkatkan suara.
- Navigator Astrologi: Horoskop & Tarot Harian: Satu lagi aplikasi horoskop yang merupakan bagian dari grup jahat ini.
- Kalkulator Universal: Disajikan sebagai aplikasi utilitas, tetapi merupakan bagian dari aktivitas jahat.
Lantas bagaimana cara mengatasi aplikasi malware Android ini?
Sekedar informasi 13 aplikasi malware di atas telah dihapus dari Google Play Store.
Namun, jika kamu terlanjur menginstal salah satunya, sangat penting untuk segera menghapusnya.
Risiko utama yang terkait dengan aplikasi ini adalah akses tidak sah ke data pribadi, yang dapat menyebabkan pencurian identitas, kerugian finansial, dan masalah privasi serius lainnya.
Baca Juga: Cara Instal Google di HP Huawei
- Copot pemasangan aplikasi ini segera: Buka pengaturan ponsel Anda, navigasikan ke bagian aplikasi yang terpasang, dan hapus aplikasi ini.
- Periksa aktivitas yang tidak biasa: Pantau perangkat untuk melihat perilaku tidak biasa atau masalah kinerja yang mungkin mengindikasikan aktivitas berbahaya.
- Instal aplikasi keamanan yang andal (opsional): Gunakan aplikasi antivirus atau keamanan terkemuka untuk memindai perangkat dan memastikan perangkat bebas dari malware.
Dengan mengambil langkah-langkah ini, kamu dapat melindungi data pribadi dan menjaga keamanan perangkat.
Berita Terkait
-
3 HP Samsung Ini Tak Terima Update Lagi, Rentan Serangan Malware
-
Cara Aktifkan Smart Lock di Chromebook, Buka Kunci Pakai HP Android
-
Cara Factory Reset HP Android yang Terkunci
-
10 HP Android Terkencang Mei 2024, Vivo dan Oppo Bersaing di Puncak
-
Perbandingan HP Samsung vs Xiaomi, Lebih Oke yang Mana?
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta
-
5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan
-
Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP
-
Deepfake dan Phishing AI Mengancam Perbankan, Industri Diminta Waspada
-
Xiaomi 17 Andalkan Kamera Leica dan HyperAI, Patricia Gouw Bikin Konten Fashion Ala Editorial
-
Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur 21 Mei, Bawa Kamera Leica 200MP dan Baterai 8000mAh
-
Samsung Galaxy Z Flip 8 Disebut Jadi HP Lipat Clamshell Terakhir, Ini Penyebabnya