Suara.com - Sinyal layanan internet PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) tersedia di puluhan pulau terpencil di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Saat ini, warga di sekitar 40 pulau terpencil di provinsi kepulauan itu telah dapat menikmati layanan internet XL Axiata untuk berbagai keperluan produktif.
Total BTS di seluruh Kepri tidak kurang dari 1.750 unit, yang mayoritas merupakan BTS 4G.
Di seluruh Kepri, saat ini jaringan 4G XL Axiata telah menjangkau sedikitnya 395 desa/kelurahan, 46 kecamatan dan 7 kabupaten.
Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, XL Axiata akan terus memperkuat layanan internet di pelosok area, termasuk pulau-pulau kecil yang terpencil di berbagai provinsi.
"Keberadaan jaringan dan layanan data yang baik di remote area akan memangkas kesenjangan digitalisasi dengan area perkotaan sehingga warga masyarakat setempat bisa mengakses berbagai layanan digital, terutama untuk tetap produktif dan kompetitif," ujarnya.
Dengan begitu, dia menambahkan, percepatan pembangunan bisa pula terlaksana sesuai dengan kebutuhan.
"Kuatnya layanan data dan internet di Kepri juga memiliki nilai sangat strategis untuk ketahanan dan kedaulatan negara, mengingat letak geografis yang bersebelahan langsung dengan Singapura dan Malaysia," terang I Gede Darmayusa, dalam keterangan resminya, Rabu (3/7/2024).
Gede menambahkan bahwa dalam 2 tahun terakhir di Kepri, XL Axiata telah meningkatkan kualitas layanan internet dengan menambahkan hampir 200 BTS dan lebih dari 1.000 BTS telah di-upgrade #JadiLebihBaik.
Baca Juga: Satu Lagi HP Murah Baru Siap Menggebrak Pasar, Samsung Galaxy A16 4G
Saat ini, perluasan jaringan dan peningkatan kualitas masih terus dilakukan terutama di Kepulauan Anambas, Kepulauan Bintan dan Kepulauan Karimun.
Dalam 2 tahun terakhir pula, terjadi peningkatan trafik data sebesar 11 persen di seluruh Kepri.
Berikut ini pulau-pulau yang telah terjangkau jaringan 4G XL Axiata, yakni di Pulau Bintan, Pulau Kelong, Pulau Mantang, Pulau Numbing, Pulau Pengujan, Pulau Tambelan, Pulau Buru, Pulau Combol, Pulau Durai, Pulau Kundur, Pulau Sanglang Besar, Pulau Sugi Bawah, Pulau Tanjung Balai Karimun, Pulau Ungar, Pulau Air Asuk, Pulau Anambas, Pulau Impul, Pulau Jemaja, Pulau Kanan, Pulau Mengkait, Pulau Mubur, Pulau Siantan, Pulau Lingga, Pulau Selayar, Pulau Singkep, Pulau Natuna, Pulau Subi Kecil, Pulau Batam, Pulau Belakang Padang, Pulau Bulan, Pulau Buluh Batam, Pulau Galang, Pulau Kasu, Pulau Nipa, Pulau Pemping, Pulau Rempang, Pulau Sekokok, Pulau Teluk Bakau, Pulau Bintan, dan Pulau Penyengat.
Secara keseluruhan di Kepri dan pulau sekitarnya, trafik penggunaan layanan internet tertinggi di Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Kota Tanjung Pinang.
Ketiga area tersebut juga memang merupakan area perkotaan dengan pendudukan terbesar juga di Kepri.
Total jumlah pelanggan di seluruh Kepri sekitar 500 ribu pelanggan.
“Kami juga menyediakan layanan internet dengan harga terjangkau semua kalangan agar semua warga memiliki kesempatan memanfaatkan layanan internet untuk tujuan produktif dan positif lainnya,” lanjut Gede.
Untuk bisa menyediakan jaringan internet 4G di area kepulauan terpencil tersebut, XL Axiata menggunakan koneksi melalui backbone milik sendiri dan juga kemitraan dengan pihak lain, termasuk untuk penggunaan satelit.
Di Sumatera, termasuk Kepri, XL Axiata memiliki pelanggan sebanyak lebih dari 12 juta pelanggan, dan diperkuat dengan lebih dari 38 ribu BTS, dengan mayoritas BTS 4G.
XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data.
Berita Terkait
-
Bocoran Gambar Ungkap Desain dan Spesifikasi Redmi Pad SE 8.7 4G
-
Starlink Resmi Turun Harga di Indonesia, Biaya Internet Elon Musk Kini Makin Murah
-
Nggak Khawatir Lelet, Adopsi Teknologi Wifi 7 Bikin Kecepatan Internet hingga 10 Gbps
-
Cara Menampilkan Kecepatan Internet di Status Bar HP Android
-
Disebut Indonesia Tidak Butuh BTS, Begini Respons ATSI
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Amazon dan AWS Libatkan Lebih dari 400 Siswi Kenalkan AI, Coding, dan Gaming
-
HP Satukan HyperX dan OMEN, Hadirkan Ekosistem Gaming Terpadu dan Luncurkan HyperX OMEN 15
-
Bangun Ekosistem, Bukan Sekadar Produk: Strategi Sukses Tembus Global
-
5 Rekomendasi HP RAM 16 GB Murah dan Kamera Bagus untuk Multitasking
-
Xiaomi HyperOS 3 Resmi Meluncur: Fitur AI, HyperConnect, dan Daftar Perangkat Kebagian Updatate
-
34 Kode Redeem FF 14 Februari 2026: Klaim Tas Rose Romance dan Siap-siap Map Bermuda Pasir
-
16 Kode Redeem FC Mobile 14 Februari 2026: Sikat Gratis 10 Poin Naik Peringkat
-
5 HP Vivo RAM 8 GB Termurah Februari 2026, Performa Stabil untuk Multitasking
-
Beda Tablet dan E-book Reader, Mana yang Lebih Nyaman untuk Baca Buku Digital?
-
Terpopuler: Bedanya Smart TV dan Android TV, hingga Smartwatch Terbaik untuk Padel