Suara.com - OPPO Indonesia memperkenalkan fitur BeaconLink pada ponsel seri OPPO Reno12 yang memungkinkan sesama pengguna gawai melakukan panggilan tanpa pulsa maupun paket data.
"Jadi, dengan BeaconLink setiap perangkat OPPO Reno12 series dalam jarak 200 meter bisa saling terkoneksi untuk berkomunikasi walaupun tidak ada jaringan dengan memanfaatkan Bluetooth yang ditingkatkan," kata Kepala Humas OPPO Indonesia Arga Bima Jaksana Putra di Jakarta, Rabu (17/7).
Arga menyampaikan bahwa perangkat dengan konektivitas Bluetooth yang tersedia di pasar biasanya dapat saling terhubung dengan jarak maksimal 10 meter.
OPPO telah meningkatkan jangkauan Bluetooth pada perangkat seri OPPO Reno12 hingga 300 persen dari tingkat konektivitas Bluetooth umum pada gawai.
Dengan dukungan BeaconLink, sesama pengguna OPPO Reno12 yang berada dalam jarak sekitar 200 meter bisa tetap terhubung meskipun sedang tidak ada sinyal dan koneksi internet.
BeaconLink dikatakan dapat berfungsi lebih optimal apabila di antara sesama pengguna OPPO Reno12 dalam jarak 200 meter tidak ada penghalang berupa tembok atau gedung.
Ponsel seri OPPO Reno12, yang akan dirilis pada 31 Juli 2024, juga didukung teknologi AI generatif.
OPPO Indonesia tengah bersiap merilis produk terbaru dari seri Reno, OPPO Reno12 series, yang bakal dikenalkan membawa inovasi baru berupa kehadiran kecerdasan artifisial generatif atau generative Artificial Intelligence (AI).
Adapun AI generatif yang dihadirkan bisa dirasakan lewat imaging system atau pemrosesan gambar hingga untuk mendukung produktivitas.
Baca Juga: Harga dan Spesifikasi OPPO A3 Pro 5G Terbaru, Memori Besar Layar Kuat
"Kami mau mempertegas dengan OPPO Reno12 series kami ingin memberikan pengalaman AI generatif yang bisa menjangkau semua pelanggan di Indonesia," kata Head of PR OPPO Indonesia Arga Bima Jaksana Putra.
Fitur bernama "AI Clear Face", fitur ini berfungsi untuk foto grup yang berisikan objek lebih dari tiga orang yang diambil dengan kamera depan atau kamera selfie.
Selanjutnya ada fitur "AI Eraser 2.0", fitur ini sebenarnya sudah ada di generasi sebelumnya untuk menghapus objek yang tidak diinginkan dengan mudah.
Fitur "AI Writer" apabila diaktifkan nantinya dapat memberikan rekomendasi untuk menulis deskripsi, contoh pemanfaatan fitur ini dapat digunakan untuk membuat deskripsi caption untuk di media sosial.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan