Suara.com - Xiaomi mengumumkan akan mematikan program pembaruan beta publik. Seiring dengan peralihan dari HyperOS 1.0 ke HyperOS 2.0.
Selama lebih dari sepuluh tahun, Xiaomi mencoba melibatkan basis penggunanya hampir setiap hari melalui pembaruan beta menggunakan antarmuka MIUI, membangun komunitas penguji, dan pengembang yang aktif.
Kemudian dua tahun lalu, Xiaomi mulai mulai membatasi rilis beta ini hanya untuk beberapa pengguna dan perangkat dengan pembaruan yang datang setiap minggunya.
Kini, ketika HyperOS 1.0 akan segera berakhir dan HyperOS 2.0 sedang dalam proses, Xiaomi kembali mengumumkan bahwa pembaruan beta tidak lagi tersedia untuk masyarakat umum.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Minggu (4/8/2024), hal ini akan mengakhiri perjalanan beta publik Xiaomi selama 14 tahun mulai 2024. Di masa depan, hanya karyawan internal Xiaomi yang akan menggunakan beta untuk pengujian.
Perubahan ini mencerminkan minat Xiaomi untuk membuat perangkat lunaknya lebih stabil dan andal dengan hanya menjaga pengujian awal dalam lingkungan yang lebih terkendali.
Untuk saat ini, Xiaomi telah menerbitkan versi beta publik terakhir dengan kode OS1.0.24.7.28.DEV. Unduhan tersebut masih tersedia untuk sejumlah besar perangkat, seperti yang tertera seperti di bawah ini:
- Xiaomi 14 Pro
- Xiaomi 14
- Xiaomi 13 Ultra
- Xiaomi 13 Pro
- Xiaomi 13
- Redmi K60 Pro
- Redmi K60
- Xiaomi MIX Fold 3
- Xiaomi MIX Fold 2
- Xiaomi 12S Ultra
- Xiaomi 12S Pro
- Xiaomi 12S
- Xiaomi 12 Pro
- Xiaomi 12
- Xiaomi 12 Pro Dimensity
- Redmi K50 Ultra
- Redmi K50 Gaming Edition
- Redmi K50 Pro
- Redmi K50
- Xiaomi Pad 5 Pro
Tak hanya itu, Xiaomi juga menunjukkan rasa terima kasihnya kepada semua pengembang dan penggemar Mi yang telah mendukung dan terlibat dengan program beta selama bertahun-tahun.
Ketika Xiaomi membuka lembaran baru dengan HyperOS 2.0, pengujian internal yang ketat pada akhirnya akan menawarkan perangkat lunak yang lebih tangguh dan dapat diandalkan untuk basis pengguna global.
Baca Juga: Pakai HyperOS, POCO C75 Meluncur Akhir Tahun 2024?
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Api di Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Kemenhut Pastikan Kondisi Gajah Sumatra Aman
-
Review BukuMelihat Diri Sendiri: Belajar Bercermin Sebelum Sibuk Menilai Orang Lain
-
Cara Membedakan Kalkulator Casio Asli dan Palsu, Jangan Salah Beli!
-
Tiket Solo Run Fest 2026 Diskon 20 Persen via BRImo, Cek Cara Klaimnya
-
Ongkos Sebuah Kegagalan: Mengapa Orang Dewasa Sulit Mencoba Hal Baru?
-
Lewat wondrX 2026, BNI Perkuat Kedekatan Penggemar dengan Para Bintang Bulu Tangkis
-
Apakah Tinted Sunscreen Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Pahami Dulu 5 Hal Ini
-
Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat
-
Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?
-
Tekan Stunting di Maluku Utara, Edukasi Gizi Diperkuat hingga Tingkat Keluarga