Suara.com - Tagar #TangkapMulyono menduduki Trending Topic X Indonesia pada hari ini, Kamis (29/8/2024). Terpantau sebanyak lebih dari 14.400 cuitan yang diunggah menggunakan tagar tersebut.
Saat diklik, tagar tersebut merujuk kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan penggunaan nama Mulyono. Rupanya, nama itu disebut sebagai nama asli Presiden Jokowi.
Mulyono adalah nama kecil dari Jokowi. Ia sebelumnya sempat mengungkapkan bahwa kedua orang tuanya memberi nama Mulyono ketika lahir pada 1961 di Rumah Sakit Brayat.
Namun, nama tersebut tidak bertahan lama karena Jokowi kecil mengalami sakit-sakitan. Sesuai dengan budaya Jawa, jika anak kecil mengalami sakit yang tak kunjung sembuh, bisa jadi nama yang diberikan terlalu berat.
Oleh karena itu, kedua orang tua Jokowi memutuskan untuk mengganti namanya dari Mulyono menjadi Joko Widodo.
Hal itulah yang membuat warganet di media sosial kembali memanggil nama Presiden Jokowi menggunakan nama kecilnya.
Ketika tagar Tangkap Mulyono dibuka, sejumlah warganet mendesak untuk penangkapan Presiden Jokowi berdasarkan Ketetapan MPR RI nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.
Ketetapan yang dibuat pada 30 November itu memiliki salah satu poin yaitu bahwa penyelenggaraan negara telah terjadi praktek-praktek usaha yang lebih menguntungkan sekelompok tertentu yang menuburkan korupsi, kolusi, dan nepotisme, yang melibatkan pejabat negara dengan para pengusaha sehingga merusak sendi-sendi penyelenggaraan negara dalam berbagai aspek kehidupan nasional.
Selain itu, poin lainnya juga menyebut bahwa dalam rangka rehabilitasi seluruh aspek kehidupan nasional yang berkeadilan, dibutuhkan penyelenggara negara yang dapat dipercaya melalui usaha pemeriksaan harta kekayaan para pejabat negara dan mantan pejabat negara serta keluarganya yang diduga berasal dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Baca Juga: Unggahan Lama Kaesang Pangarep Jadi Sorotan: Pengakuan Jet Pribadi yang Kini Dikonfirmasi
Ketetapan tersebut merekomendasikan kepada Presiden Republik Indonesia dan lembaga-lembaga tinggi negara lainnya untuk segera membentuk undang-undang guna mencegah perbuatan kolusi dan nepotisme yang dapat mengakibatkan terjadinya tindak pidana korupsi.
Warganet pun menyoroti perihal nepotisme dan dinasti politik yang dilakukan keluarga Jokowi.
"Tangkap dan adili Mulyono beserta keluarganya dan miskinkan, suruh tinggal di bantaran kali sana," tulis akun @sut***********
"#TangkapMulyono diacak-acak demokrasi sama Mulyono," sahut @hen************
"Jangan cuma Mulyono, tapi beserta dinasti dan kroni-kroninya," tambah @arl********
"Tagar #TangkapMulyono masih trending. TAP MPR NO. XI/MPR/1998 tentang Penyelenggara Negara yang Bebas dan Bersih dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Ramaikan lagi tagarnya," timpal @pap*******
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Mesin Cuci AQUA Eco-Wash Series FQW-850900QD Andalkan Steam dan Anti Bacterial Treatment
-
Komisi III DPR: Penangkapan Kasat Resnarkoba Tangsel Bukti Polri Tak Pandang Bulu Tegakkan Hukum
-
Kepala Robek 3 Jahitan, Pelajar di Palmerah Dibacok 4 Orang Bercelana Sekolah
-
Ratusan Petani Luwu Timur Turun Gunung Tolak Penggusuran Kawasan Industri
-
Perry Warjiyo Mundur: Jangan Sampai Bos Baru BI Mudah Disetir Politisi!
-
Berapa Harga Parfum Ahmed Al Maghribi? Ini 5 Variannya yang Paling Wangi
-
BRI Danareksa Ungkap Dua Saham yang Harganya Berpotensi Naik
-
Mana yang Lebih Dulu, Concealer atau Foundation? Ini Urutan Makeup yang Benar
-
Rebutan Solar Berdarah di SPBU Makassar, Kenapa Pertamina Selalu Bilang Stok Aman?
-
Komisi XIII DPR Kecam Keroyok Massa di Bali: Desak Penegakan Hukum & Pendampingan Trauma Anak Korban