Suara.com - Sebuah aplikasi baru bernama Jam Kematian 'death clock' kini tersedia untuk diunduh dan mengklaim mampu memprediksi kapan penggunanya akan meninggal serta memberikan saran untuk memperpanjang usia.
Tersedia di berbagai platform, termasuk Apple App Store, aplikasi ini dideskripsikan sebagai alat yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan ilmu pengetahuan untuk memperkirakan umur seseorang berdasarkan kebiasaan hidup sehari-hari. Deskripsi aplikasi berbunyi, "Kita semua akan mati, hanya soal waktu. Jam Kematian memberi Anda kebenaran pahit tentang rentang hidup Anda berdasarkan gaya hidup saat ini. Namun, kami juga akan memberi tahu Anda cara mengakali kematian agar hidup Anda sedikit lebih lama."
Bagaimana Cara Kerjanya?
Untuk menggunakan aplikasi ini, pengguna diminta mengisi kuesioner singkat yang mencakup pertanyaan seputar kesehatan dan kebiasaan hidup. Aplikasi ini kemudian membandingkan jawaban tersebut dengan data dari lebih dari 1.200 studi ilmiah.
Berdasarkan analisis tersebut, aplikasi dapat memprediksi tahun hingga tanggal pasti kematian penggunanya. Selain itu, aplikasi ini juga memberikan informasi mengenai harapan hidup, usia biologis, dan skor kesehatan pengguna.
Namun, aplikasi ini tidak hanya memberikan prediksi kematian. Jam Kematian mengklaim bahwa mereka juga menyediakan rekomendasi kebiasaan yang dipersonalisasi, yang dirancang untuk membantu pengguna memperpanjang usia mereka. Dengan mengikuti saran tersebut, pengguna bisa melihat bagaimana harapan hidup mereka meningkat secara bertahap.
Kedokteran 3.0: Proaktif dalam Menjaga Kesehatan
Pendiri aplikasi, Brent Franson, mengatakan bahwa Jam Kematian mencerminkan perubahan menuju Kedokteran 3.0, di mana individu didorong untuk secara proaktif mengelola kesehatan mereka.
"Di dunia saat ini, layanan kesehatan seringkali bersifat reaktif, hanya melakukan intervensi ketika masalah muncul dan sering kali terlambat. Jam Kematian menawarkan pendekatan yang berbeda dengan menyediakan pengetahuan komprehensif untuk membantu orang hidup lebih lama dan lebih sehat," jelas Franson kepada The Post.
Ulasan Pengguna
Aplikasi ini dihargai sekitar $40 per tahun dan telah menerima ulasan positif dari pengguna. Salah satu pengguna di Apple App Store mengatakan bahwa hasil yang diperoleh dari aplikasi ini mirip dengan prediksi seorang peramal yang dia temui 25 tahun lalu. Meskipun prediksi tersebut belum bisa diverifikasi sepenuhnya, aplikasi ini telah memicu rasa penasaran banyak orang.
Apakah aplikasi ini benar-benar mampu memprediksi kapan seseorang akan meninggal? Mungkin jawabannya baru akan ditemukan ketika ada seseorang yang berani mengonfirmasinya setelah waktunya tiba.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta
-
5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan
-
Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP
-
Deepfake dan Phishing AI Mengancam Perbankan, Industri Diminta Waspada
-
Xiaomi 17 Andalkan Kamera Leica dan HyperAI, Patricia Gouw Bikin Konten Fashion Ala Editorial
-
Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur 21 Mei, Bawa Kamera Leica 200MP dan Baterai 8000mAh
-
Samsung Galaxy Z Flip 8 Disebut Jadi HP Lipat Clamshell Terakhir, Ini Penyebabnya
-
Asus Resmi Rilis Monitor ProArt OLED 4K 240Hz untuk Kreator, Harga Tembus Rp40 Jutaan
-
Kaspersky Ungkap 234 Ribu Serangan Password Stealer Ancam Perusahaan di Indonesia