Suara.com - Publik dibuat geger dengan kemunculan aplikasi Temu dalam gelaran E-commerce Expo 2024. Disebut-sebut sebagai penyebab kiamat untuk UMKM, apa itu aplikasi Temu?
Kabar mengenai aplikasi Temu ini diunggah oleh akun @halofadel dan menjadi viral di X. Dalam unggahan tersebut, netizen ini sedang berada dalam gelaran E-commerce Expo 2024. Dirinya pun meminta agar netizen mencari tahu mengenai apa itu Temu.
"Udah siap revolusi industri selanjutnya? Cari tahu logo ini, cari tahu mereka ngapain. Kabar di expo sirclo minggu lalu masih lobi-lobi, kalau jadi masuk bakal lebih heboh dari kasus TikTok Shop awal-awal" tulis akun tersebut.
Apa itu aplikasi Temu?
Temu merupakan aplikasi asal China yang baru saja dirilis secara resmi di Indonesia. Aplikasi ini menjadi sarana penjualan dari luar negeri. Karena hal ini, Temu disebut-sebut sangat mengancam bagi produk UMKM.
Secara jalan kerja, aplikasi Temu menghubungkan langsung pabrik dan toko kepada pembelinya. Dengan kehadiran aplikasi ini, hubungan reseller, affiliator hingga pihak ketiga tidak lagi masuk dalam proses jual beli.
Berdasarkan asal usulnya, aplikasi Temu merupakan karya perusahaan asal China, PDD Holdings yang kantornya berada di Boston, Amerika Serikat. Aplikasi ini dipercaya memiliki kegunaan yang sama dengan e-commerce yang ada saat ini.
Hanya menggunakan aplikasi Temu, kamu bisa mencari berbagai barang dari macam-macam kategori yang ada seperti elektronik, peralatan rumah tangga, pakaian dan aksesori. Setelah secara resmi tersedia di Indonesia, aplikasi Temu sudah bisa diunduh melalui App Store maupun Google Play Store.
Laman App Store dan Google Play Store menyebut bahwa aplikasi ini sudah diunduh sebanyak ratusan juta dengan banyaknya pengguna aktif yang tersebar di seluruh dunia.
Baca Juga: BRI Beri Solusi Jitu UMKM Menang di Pasar Lokal, Cek Caranya!
Karena langsung menghubungkan pembeli dan penjual di pasar China, kehadiran aplikasi Temu disebut-sebut menjadi ancaman serius untuk pelaku UMKM di Tanah Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
7 HP Xiaomi NFC Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Cek Saldo dan Bayar Tinggal Tap
-
5 HP Samsung dengan Fitur NFC Canggih, Siap Jadi Andalan Harian!
-
5 Rekomendasi HP Vivo Rp2 Jutaan dengan Kamera Video Anti-Goyang
-
5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
-
Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap
-
Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan