Suara.com - Waterbomb Jakarta 2024 merupakan acara festival musik dari Korea Selatan yang mengajak para pengunjung untuk menikmati penampilan musisi sekaligus berinteraksi melalui permainan air.
Awalnya, acara tersebut akan diselenggarakan selama dua hari. Namun dalam pengumuman terbaru, Waterbomb Jakarta 2024 hanya akan diadakan satu hari, yaitu pada 2 November 2024. Hal ini dicurigai netizen sebagai dampak boikot terhadap Raffi Ahmad.
Sebagaimana yang dketahui, sejumlah Kpopers menyerukan untuk memboikot acara maupun produk yang terafiliasi Raffi Ahmad pada akhir Agustus 2024. Ini karena warganet menilai jika suami Nagita Slavina tersebut bungkam dikala influencer maupun artis lainnya menyuarakan kampanye "Peringatan Darurat".
Kala itu, tak sedikit netizen yang enggan menonton Waterbomb Jakarta 2024 lantaran RANS Entertainment menjadi salah satu promotor dari acara musik tersebut.
Berubahnya jumlah hari pelaksanaan acara tersebut juga diduga karena tiket yang tak laku. Hal ini diutarakan warganet melalui menfess di akun base X @convomf pada 15 Oktober 2024.
"We hear you we hear you, bilang aja Waterbomb Jakarta tiketnya kagak laku jadi cuma satu hari," tulis keterangan tweet tersebut.
Unggahan yang disukai sebanyak lebih dari 10.000 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam komentar.
"Biasanya we hear you konser diadain dua hari, ini we hear you konser yang tadinya dua hari jadi sehari, ini berarti emang nggak laku nggak sih," tulis akun @aw********
"Nggak usah beli guys, ngapain dukung yang aliran dana dan profitnya dari dan untuk Mulyono," komentar @tri*******
Baca Juga: Jejak Hitam Raffi Ahmad yang Kini Masuk Bursa Wamen Kabinet Prabowo, Pernah Diciduk BNN
"Jangan dibeli. Orang-orang pada sulit air, empati lah. Mana yang ngadain si Raffi dan orang-orang lain yang terafiliasi Mulyono," tambah @uso******
"Bagus kalau gitu, misi boikot berhasil," sahut @bbb********
"Jangan dibeli guys, ada money laundry Raffi Ahmad," timpal @cha******
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan