Suara.com - Xiaomi dilaporkan tengah mengembangkan teknologi smart ring atau cincin pintar yang mirip dengan Samsung Galaxy Ring. Menurut 91Mobiles, perusahaan asal China tersebut mengeluarkan paten model utilitas untuk cincin pintar tersebut, yang akan mampu menyesuaikan diri secara otomatis dengan ukuran jari penggunanya.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Jumat (18/10/2024), paten tersebut akan menawarkan perspektif baru tentang personalisasi dan kenyamanan untuk gadget yang dapat dikenakan.
Cincin tradisional umumnya tidak mengakomodasi jari-jari dengan ukuran yang berbeda dengan nyaman. Cincin tersebut terlalu ketat untuk pengguna yang memiliki jari-jari besar dan dalam kasus lainnya, lebih longgar dengan jari-jari kecil. Ini biasanya memengaruhi kenyamanan dan fungsionalitas. Di sinilah letak permasalahannya, yang akan dipecahkan oleh paten baru Xiaomi ini melalui desain cerdas yang mengatur dirinya sendiri sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Dalam paten ini, terlihat struktur cincin bagian dalam dan luar. Mekanisme elastis telah ditambahkan pada cincin bagian dalam. Berdasarkan fitur tersebut, cincin harus secara otomatis disesuaikan pada berbagai ukuran jari pengguna ntuk kenyamanan dan kesesuaian.
Bagian elastis akan dibuat dengan lem lunak PVC atau lem lunak karet untuk kenyamanan dan fleksibilitas. Konveksitas elastis dari desain smart ring ini juga sesuai dengan lekukan alami jari untuk peningkatan kesesuaian dan akurasi lebih lanjut. Dengan cara ini, cincin ini meningkatkan pengalaman pengguna dan meningkatkan aktivitas yang berkaitan dengan pemantauan kesehatan, seperti pengukuran detak jantung atau oksigen darah.
Selain penyesuaian ukuran, cincin pintar ini juga dirancang dengan beberapa kemampuan pemantauan kesehatan. Ini dapat diterapkan secara luas kepada pengguna dalam banyak skenario aplikasi untuk manajemen kesehatan. Selain itu, paten tersebut menunjukkan bahwa cincin tersebut akan dilengkapi dengan sensor, komponen pemrosesan, dan memori yang mampu mendukung berbagai macam interaksi cerdas.
Ini merupakan langkah besar bagi perangkat yang dapat dikenakan untuk membuatnya lebih mudah diakses dan nyaman bagi lebih banyak pengguna, karena Xiaomi bermaksud menjual cincin pintarnya dengan penyesuaian ukuran otomatis.
Dengan disertakannya pemantauan kesehatan dan fitur pintar, hal ini mungkin semakin menarik karena memperkuat ekosistem umum Xiaomi dalam perangkat pintar.
Baca Juga: Samsung Galaxy Ring Resmi Masuk ke Pasar Asia, Harga Lebih Mahal
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar